PROGRAM KEMITRAAN MASYARAKAT (PKM) Peningkatan Pengetahuan dan Keterampilan Teknis Petani dalam Pengelolaan Optimal Pola Agroforestri di Desa Leuwisadeng Kecamatan Leuwisadeng Kabupaten Bogor

Kegiatan Tri Dharma Perguruan Tinggi yang menjadi kewajiban setiap dosen adalah pendidikan dan pengajaran, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Adanya kegiatan pengabdian  dengan skema  Program Kemitraan Masyarakat (PKM) hibah Kementrian Menristek dan Dikti, berbagai permasalahan produktivitas lahan baik pada bidang produksi, manajemen usaha dan bidang pemasaran yang diidentifikasi di tengah masyarakat Desa Leuwisadeng bisa dicarikan solusinya.

Solusi yang diberikan dalam peningkatan produktivitas lahan antara lain: menyelenggarakan pelatihan atau bimtek pola agroforestry dan perlindungan mata air, mengelola pengadaan bibit pohon penghijauan dan MPTS serta pakan ternak secara berkelajutan,  mengembangkan kualitas produk tanaman sehingga harga jual tinggi. Hal ini berarti pengelolaan lahan pola Agroforestri bersifat sinergis dan menguntungkan ditinjau aspek ekologi dan sosial ekonomi.

Program/kegiatan PKM telah dan sedang dilaksanakan oleh Dr Zainal Muttaqin dkk dari Universitas Nusa Bangsa antara lain pembangunan demplot Agroforestri seluas ±2 ha dengan pola tanam pertama berupa ‘Agroforestri berselang’ dengan jarak tanam 3m x 3m antara jenis tanaman hutan terdiri atas sengon, jati unggul nusantara (JUN), suren (Toona sureni) dan tanaman MPTS (multiple purpose tree species), seperti manggis, cengkeh dan petai. Jenis tanaman kayu lainnya adalah manglid, mindi, jabon putih, Shorea sp dengan tanaman MPTS seperti coklat, apokat dan kopi. Pola tanam kedua adalah sistem campuran dengan jarak tanam 5m x 3m meliputi jenis sengon, JUN dan suren, ketentuan ditanam jenis yang sama pada satu jalur tanaman serta tanaman tumpangsari meliputi tanaman rempah-rempahan (jahe merah, jahe gajah jahi emprit) dan rumput tarum.  Pola tanam ketiga adalah serupa dengan pola tanam kedua, hanya berbeda pada jenis tanaman kayu meliputi manglid, mindi, jabon putih dan Shorea sp serta tanaman tumpangsari berupa pangan dan hortikultura seperti jagung, kacang tanah, serta tanaman sayuran seperti mentimun suri, katup. Pada ketiga pola penanaman tersebut ditanam tanaman pengisi seperti pisang berfungsi sebagai tanaman pelindung dengan jarak tanam 2,5 m x 2 m. Penampakan bentang alam dan kondisi demplot Agroforestri serta demplot persemaian, disajikan pada gambar berikut.

 

Program PKM lainnya mempertimbangkan kondisi pengelolaan pola Agroforestri yang kurang optimal di desa Leuwisadeng tersebut. Dalam hal ini diperlukan pendampingan berupa bimbingan teknis (bimtek) bagi para petani tentang optimalisasi pola agroforestri menyangkut pola penanaman tanaman pokok dan tanaman tumpangsari, penanaman/pengayaan vegetasi sekitar sumber mata air, serta pembuatan demplot persemaian.

Tujuan bimtek tersebut adalah untuk peningkatan pengetahuan, kesadaran dan keterampilan teknis para petani dalam mengelola lahan Agroforestri khususnya:

  • Penanaman dan pengayaan tanaman pokok dan tumpangsari melalui pembangunan demplot agroforestri yang baru sekitar demplot agroforestri yang sudah ada (lama) yang telah difasilitasi oleh BPDAS dan HL Citarum-Ciliwung pada tahun 2016 seluas 15 ha selama jangka waktu 3 tahun, dan penanaman/pengayaan vegetasi penutup tanah yang berfungi sebagai pelindung terhadap erosi dan longsor sekitar sumber mata air.
  • Untuk meningkatkan produktivitas hasil/panen jenis tanaman pokok dan tumpangsari serta pakan ternak, dilakukan melalui teknik peningkatan kesuburan tanah dengan cara aplikasi biochar (arang hayati) yang dibenamkan pada tanah permukaan. Menurut telaah pustaka bahwa biochar sebagai bahan pembenah tanah atau amelioran tanah yang mempunyai sifat meningkatkan luas permukaan tanah melalui penjerapan kation hara atau kapasitas tukar kation tanah (KTK). Selain itu sifat morfologi biochar yang mempunyai persentase pori-pori yang tinggi menyebabkan peningkatan partikel tanah untuk menahan air, mengurangi kerapatan lindak tanah dan peningkatan ketersediaan hara dikarenakan modifikasi kekerasan media tanam dan penurunan laju pencucian kation hara yang mudah tercuci (Liang et al. 2006, Asai et al. 2009).

UNIVERSITAS NUSA BANGSA MELAKUKAN KEGIATAN PELATIHAN MUTU AUDIT INTERNAL.

Bogor 11-12 September 2019,

Undang-Undang No.12 tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi (UU Dikti) menyatakan bahwa Sistem Penjaminan Mutu Perguruan Tinggi merupakan hal yang sangat penting dalam penyelenggaraan pendidikan di Perguruan Tinggi. Setiap Perguruan Tinggi di Indonesia wajib mengikuti standar minimal yang telah di atur oleh Peraturan Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi RI Nomor 44 tahun 2015 tentang Standar Nasional Pendidikan Tinggi yang meliputi standar pendidikan, penelitian dan pengabdian pada masyarakat. Berdasarkan hal tersebut, maka Universitas Nusa Bangsa (UNB) telah melakukan Sosialisasi & Workshop Dokumen Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) dan Audit Mutu Internal (AMI) pada tanggal 11-12 September 2019 di kampus UNB Jl. KH Sholeh Iskandar KM 4 Cimanggu Tanah Sareal Bogor.

Acara ini dihadiri oleh sekitar 50 orang dari seluruh unit di UNB meliputi unit program studi sarjana Agroteknologi, Agribisnis, Managemen, Akuntansi, Biologi, Kimia,  Kehutanan, Pasca Sarjana  Ilmu Ekonomi Sumberdaya, unit laboratorium,  lembaga penelitian dan pengabdian masyarakat (LPPM), Biro Kemahasiswaan dan kerjasama, serta Biro Administrasi Umum. Rektor UNB Dr. Yunus Arifin, Ir., MSi., dalam pembukaannya menyatakan bahwa kegiatan SPMI & AMI merupakan kegiatan yang wajib dilakukan untuk menjamin mutu di Perguruan Tinggi, dan dilakukan mengikuti siklus Penetapan-Pelaksanaan-Evaluasi-Pengendalian-dan Peningkatan(PPEPP). Hasil sosialisasi dan workshop ini diharapkan setiap sivitas akademika UNB memahami tentang SPMI dan masing-masing unit yang mengikuti workshop tersebut dapat melengkapi dokumen Standart Operasional Procedure (SOP) yang meliputi bidang pendidikan, penelitian, pengabdian masyarakat dan bidang non akademik lainnya.

UNIVERSITAS NUSA BANGSA MENGADAKAN KEGIATAN PENGENALAN KEHIDUPAN KAMPUS MAHASISWA BARU (PKK-MB) TAHUN AJARAN 2019/2020.

Bogor – 7 dan 8 september 201.

Kegiatan ini bertemakan Membangun Kesadaran Lingkungan Dan Peduli kepada Masyarakat.
Menurut ketua Panitia Ir Asmanurdjannah MP, tujuan kegiatan PKKMB ini antara lain adalah mempercepat proses adaptasi dengan lingkungan kampus, mengenalkan pentingnya kesadaran berbangsa dan bernegara, cinta tanah air  dan lingkungan dan masyarakatn, mengenalkan tata kelola PT dan memberikan gambaran pentingnya pendidikan karakter khususnya nilai integritas.

Kegiatan yang dilaksanakan selama 2 hari tanggal 07-08 September Diisi oleh pemateri diantaranya Rektor Universitas Nusa Bangsa ( Dr Ir Yunus Arifien MSi) dan Pejabat Akademik di Lingkungan Universitas Nusa Bangsa, materi Wawasan Kebangsaan disampaikan oleh Mayor CZI Damai Adi Setiawan dari Pusdikzi, dari Abco terkait dengan materi penyesuaian memasuki di Perguruan Tinggi, pemateri Dinas Pendidikan Kota Bogor dengan tema pengenalan Nilai Budaya,tata krama dan etika keilmuan.

Sebagai penguatan sebagai Kawasan Tanpa Rokok tahun 2019 ini UNB mengundang Dinas Kesehatan Kota Bogor yang diwakili oleh dr Ika untuk menyampaikan materi Pendidikan Karakter menuju Kawasan Tanpa Rokok di Kalangan Pemuda,kampus merupakan bagian dari kawasan Pendidikan yang memang tidak diperkenankan adanya orang yang merokok.

Menurut salah satu peserta kegiatan PKKMB Amalludin dari Fakultas Mipa menyebutkan manfaat Manfaat Kegiatan pkkmb ini untuk mahasiswa adalah dapat  mengenal, mempersiapkan dan mengakselerasi mahasiswa baru UNB dalam proses transisi menjadi mahasiswa yang sadar akan hak dan kewajibanya, memuat antara lain tentang sistem pendidikan tinggi, kegiatan akademik dan kemahasiswaan serta kebijakan kampus, serta materi bela negara, radikalisme, penyaahgunaan narkoba sehingga dapat mendukung keberhasilan studi di Universitas Nusa Bangsa Ini.

Universitas Nusa Bangsa  dalam program Kuliah Kerja Nyata-Pembelajaran Pengabdian Masyarakat (KKN-PPM) Tahun Akademik 2019-2020, Di Desa Bojong Koneng Kabupaten Bogor.

Bogor – Sejumlah mahasiswa dari Universitas Nusa Bangsa  dalam program Kuliah Kerja Nyata-Pembelajaran Pengabdian Masyarakat (KKN-PPM) Tahun Ajaran 2019-2020 mengadakan kegiatan penanaman pohon bersama dengan masyarakat  di Desa Bojong Koneng, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor. Acara seremonial diadakan  hari Minggu (1/9), yang dihadiri oleh aparatur Desa Bojong Koneng;  karang taruna, serta para tokoh masyarakat desa dan warganya. Bibit-bibit pohon yang dibagikan merupakan hibah dari  Balai Pengelolaan DAS dan Hutan Lindung Citarum-Ciliwung (BPDASHL Citarum-Ciliwung). Kegiatan ini bertujuan untuk membantu mensukseskan program pemerintah dalam penyediaan bibit berkualitas dan bibit produktif untuk masyarakat.

Acara seremoni  diawali dengan laporan dari penanggungjawab kegiatan penanaman pohon  mahasiswa KKN UNB, kemudian sambutan dari pihak karang taruna, ketua RW yang hadir, serta perwakilan dari kepala Desa Bojong Koneng.  Kemudian acara dilanjutkan dengan penyerahan bibit secara simbolis kepada masyarakat desa oleh aparatur desa, dan penanaman pohon bersama serta pembagian bibit kepada masyarakat.

“Dengan menanam pohon berarti kita mempertahankan udara segar dan penyuplai oksigen lestari.” tutur Mustopa dalam sambutannya selaku perwakilan dari mahasiswa UNB.

Adapun bibit pohon yang dibagikan terdiri dari dua macam, yaitu: 1. Penanaman tanaman dari jenis HHBK (Hasil Huutan Bukan Kayu) yang berjumlah 300 bibit, dan 2. Bibit tanaman keras yang berjumlah 50 bibit (total 350 bibit). Jenis-jenis tanaman HHBK yang dibagikan yaitu bibit mangga, nangka, jambu, sirsak, dan petai. Sedangkan jenis tanaman keras yang dibagikan ialah bibit trembesi dan kedoya. Selain untuk penghijauan, harapannya kegiatan ini mendukung g ketahanan pangan bagi masyarakat desa.

 

Lukman, sebagai ketua karang taruna setempat, menyampaikan apresiasi kepada para mahasiswa Universitas Nusa Bangsa yang bersedia menyelenggarakan kegiatan ini agar dapat melakukan penghijauan dengan menanam pohon, dan mengajarkan kepada masyarakat serta anak dan cucu untuk menanam pohon dan melestarikan lingkungan. Lebih dari 100 warga Desa Bojong Koneng nampak antusias dengan kegiatan ini dan merasakan manfaatnya.

Universitas Nusa Bangsa melaksanakan Kuliah Kerja Nyata-Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) pada tahun akademik 2019/2020, Di Desa Cijayanti Kabupaten Bogor.

Bogor – Universitas Nusa Bangsa melaksanakan Kuliah Kerja Nyata-Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) pada tahun akademik 2019/2020 yang diikuti oleh 163 peserta terbagi kedalam 21 kelompok, tersevar kedalam 3 kecamatan yaitu: Babakan Madang, Leuwiliang, Tanah Sareal. Pemilihan lokasi didasarkan pada daerah rawan bencana, sesuai tema KKN adalah pemberdayaan masyarakat berwawasan lingkungan, kelompok 2 Desa Cijayanti Kecamatan Babakan Madang Kabupaten Bogor mengadakan penyuluhan kepada siswa sekolah dasar berlokasi di SD 1 Cijayanti tentang mitigasi bencana gempa dan longsor.

Kegiatan penyuluhan dilaksanakan pada hari sabtu tanggal 31 Agustus 2019 dengan jumlah 47 peserta siswa kelas 5, menurut ketua kelompok 2 Fitra Pirmanyah kegiatan meliputi: penyuluhan tentang mitigasi bencana dan simulasi mitigasi bencana, materi di berikan dengan fun sehingga materi lebih cepat dipahami.

Menurut Tun Susdiyanti selaku Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), “Kegiatan ini merupakan salah satu kegiatan penyuluhan tentang kebencanaan yang diberikan kepada siswa sekolah dasar dengan tujuan agar pemahaman mitigasi bencana dipahami sejak usia dini”, Semoga kegiatan ini dijadikan salah satu kegiatan yang dilakukan disekolah secara rutin, karena Desa Cijayanti termasuk desa rawan bencana terutama banjir dan longsor.

Penandatanganan MOU Rektor Universitas Nusa Bangsa Dengan Pathumthani Thailand University

Jum’at 30 Agustus 2019

Rektor Universitas Nusa Bangsa menandatangi MOU dengan Pathuthani Thailand University

JABAR FUTURE LEADER SCHOLARSHIP

JABAR FUTURE LEADER SCHOLARSHIP merupakan salah satu program unggulan yang digagas oleh Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat. Program tersebut memberikan kesempatan kepada berbagai pihak untuk bisa melanjutkan pendidikan ke jenjang sarjana (S1), magister (S2), dan doctoral (S3). Kesempatan tersebut diberikan dalam skema prestasi akademis dan prestasi non akademis.

Universitas Nusa Bangsa patut berbangga karena menjadi salah satu dari 105 perguruan tinggi mitra kerjasama Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Kerjasama ditandatangani pada 2017, yang diantaranya memuat mengenai bantuan beasiswa dan bantuan pembangunan sarana prasarana. Kerjasama tersebut sekaligus merupakan pengakuan bahwa Universitas Nusa Bangsa menjadi salah satu agen Future Leader di Jawa Barat.

Bravo Universitas Nusa Bangsa……………………….

Beasiswa Prov. Jawa Barat 2019

Dosen FMIPA Melakukan Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat Dengan Tema Lingkungan, dilaksanakan di Politeknik Pembangunan Pertanian Bogor

Selasa 13 Agustus 2019
Dosen FMIPA Melakukan Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat Pengabdian Dengan Tema Lingkungan ini dilaksanakan di Politeknik Pembangunan Pertanian Bogor,  Dengan Berkerjasama dengan Ibu2 Dharma Wanita
Kegiatan pengabdian yang diangkat yaitu dengan pemanfaatan Limbah Rumah Tangga Minyak Goreng yang dijadikan Sabun.

 
Pada kegiatan siang itu
Selain praktek pembuatan langsung ibu2 Dharma Wanita Terlihat antusias dan banyak pertanyaan
Kedepannya kegiatan ini semoga dapat terrus berlanjut.

Praktek umum fakultas kehutanan UNB

Untuk membentuk Sarjana Kehutanan yang profesional tidak cukup  hanya dengan bekal ilmu dari kuliah dan praktek laboratorium di kampus, tetapi juga harus dibekali pengetahuan untuk melihat, mengamati, mengukur, merumuskan masalah, memecahkannya secara pragmatis praktis maupun konseptual teoritis. Oleh sebab itu mahasiswa Fakultas Kehutanan perlu diperkenalkan  dengan kegiatan-kegiatan kehutanan yang nyata di lapangan dan diberi kesempatan untuk melihat, mengamati, mengukur, mencoba melaksanakan dan mengambil keputusan dalam memecahkan permasalahan yang dihadapinya melalui kegiatan praktik umum (PU) ini. Kegiatan PU ini merupakan kegiatan yang wajib diikuti oleh mahasiswa yang telah menyelesaikan SKS Minimal 120 SKS/Semester 6.

Kegiatan PU ini ditujukan untuk meningkatkan pemahaman mahasiswa terhadap pengelolaan hutan secara menyeluruh, yang meliputi materi  Perencanaan Hutan, Pembinaan Hutan, Pemanenan Hasil Hutan, Konservasi Sumberdaya Hutan, kelola Sosial dengan melakukan praktik langsung di lapangan

Kegiatan PU Fakultas Kehutanan di Tahun Ajaran 2018/2019 ini dilaksanakan pada 2 lokasi kegiatan Praktik yaitu :

  1. Kampus Lapang Fakultas Kehutanan Universitas Gajah Mada di desa Getas Kab Blora Jawa Tengah.
  2. Perum Perhutani KPH Bogor yang berlokasi di BKPH Bogor, BKPH Jongol, BKPH Parung Panjang dan BKPH Jasinga-Lw Liang.

Adapun tujuan dari kegiatan praktik ini yaitu :

  1. Memberi kesempatan kepada mahasiswa untuk melihat, mengamati, mengenali kegiatan dan permasalahan pengelolaan hutan.
  2. Meningkatkan pemahaman mahasiswa terhadap pengelolaan hutan secara menyeluruh, yang meliputi materi Perencanaan Hutan, Pembinaan Hutan, Pemanenan hasil hutan, Konservasi Sumberdaya Hutan, Kelola Sosial melalui praktik langsung di lapangan.

Serangkaian Kegiatan Praktik umum ditahun ini sebagai berikut :

  1. Melibatkan 73 mahasiswa/i : 73 Mahasiswa,  terdiri dari 52 mahasiswa dengan lokasi PU pada Kampus Lapang Fahutan UGM Jawa Tengah dan 21 mahasiswa/i dengan lokasi PU Kph Bogor Devisi regional Jawa barat.
  2. Kegiatan Pembekalan PU berlangsung pada tanggal 13 Juli 2019 di kampus Fahutan UNB
  3. Kegiatan Praktik umum dilapangan terselengara mulai dari tanggal 15 – 31 juli 2019 .
  4. Lokakarya hasil praktikum diselengarakan pada masing-masing lokasi : Utk lokasi Getas terjadwal 28 Juli 2018 dan KPH Bogor pada tanggal 1 Agustus

Kegiatan PU ini telah diawali dengan kegiatan pembekalan PU yang berlangsung pada 13 Juli 2019 di kampus Fahutan UNB yang diresmikan penyelengaraannya oleh Dekan Fahutan UNB Dr.Ir. Luluk Setyaningsih. M.Si dan melibatkan narasumber Bpk Ade Soma sebagai Asper (Asisten Perhutani) BKPH Bogor yang berbagi pengetahuan umum tentang pengelolaan Hutan di lingkup Perhutani.

Mahasiswa Peserta PU di lokasi KPH bogor telah memulai kegiatannya sejak tanggal 15 Juli 2019 yang diawali dengan penyambutan oleh Adminisitratur Perum Perhutani KPH Bogor Bpk Jeri Nugroho bertempat di Kantor KPH Bogor Kompleks Pemda Cibinong. Acara diawali arahan dan pemaparan Materi Perencanaan hutan serta kemudian mahasiswa di antar ke lokasi 4 Bagian kesatuan Pemangkuan hutan (BKPH)  yaitu BKPH Bogor, BKPH Jongol, BKPH Parung Panjang dan BKPH Jasinga-Lw Liang.

Mahasisawa Peserta PU di lokasi Kampus Lapang UGM, memulai kegiatannya pada 18 Juli 2019 bertempat di Aula Kampus Lapang desa Getas Blora Jateng, yang diawali dengan penyambutan oleh coordinator kegiatan Kampus Lapang UGM Bpk Bowo Dwi Siswoko dan diawali dengan pemaparan materi Penataan Kawasan hutan.

Seluruh rangkaian kegiatan pada kedua lokasi diakhiri dengan kegiatan lokakarya hasil Praktik,  yang diselenggarakan pada tanggal 28 Juli 2019 di kampus Lapang UGM dan untuk lokasi KPH bogor pada tanggal 1 agustus 2019 di kantor KPH Bogor. Pada lokakarya hasil praktik mahasiswa pada kedua lokasi memaparkan materi-materi praktik yang telah dilaksanakan yaitu Perencanaan Hutan, Pemanenan hasil Hutan, Industri Pengolahan kayu, Konservasi Sumberdaya Hutan, Kelola Sosial.

Output kegiatan Praktik Umum  ini tentunya akan sangat bermanfaat untuk pesertanya terutama bagi mahasiswa kehutanan dalam upaya membentuk sarjana kehutanan yang professional di bidangnya.

Panitia menyampaikan terima kasih untuk kerjasama yang boleh terjalin luarbiasa baik bagi penyelenggaraan PU ini, secara khusus bagi Fakultas Kehutanan Universitas Gajah Mada Jawa Tengah dan Perum Perhutani KPH Bogor Jawa barat, dimana berkenan memberikan pendampingan yang luarbiasa bagi mahasiswa kami dan diharapkan kerjasama yang terjalin ini semakin ditingkatkan diwaktu-waktu mendatang.
kegiatan ini diketuai oleh:
Messalina L Salampessy.S.Hut,M.Si

https://drive.google.com/file/d/1Mew48n2HmpK7cgd2nnxETrbnQRtWTo2d/view

Universitas Nusa Bangsa Mengadakan Difusi Inovasi dan Bekerjasama dengan Bappeda Litbang Kabupaten Bogor.

Bogor 25 Juli 2019 – Pada kegiatan ini, peserta dengan jumlah 70 peserta yang berasal dari PKK, Kader Posyandu, Bidan desa dan Kecamatan Babakan Madang. Hasil penelitian berupa pemaparan bahaya konsumtif minyak jelantah yang dibuat menjadi sabun dan alternatif pemanfaatannya serta pemaparan pembuatan lilin aromaterapi yang berbahan dasar minyak sereh sebagai pengusir lalat dan nyamuk. Kegiatan hasil penelitian Dosen ini menurut WR 1 Universitas Nusa Bangsa Tun Susdiyanti “sebagai bentuk kegiatan tridarma dosen yaitu pengabdian kepada masyarakat, kegiatan ini mendukung Visi dari UNB yang berwawasan Lingkungan”.

  

Menurut Dr. Rini, dari Bapeda Litbang Kabupaten Bogor dalam sambutannya mengatakan “Kegiatan ini merupakan Program Bapeda Litbang Kabupaten Bogor dalam Upaya meningkatkan jaringan penelitian antar perguruan Tinggi dengan masyarakat, selain itu Dr Rini menyampaikan ucapan terimakasih kepada UNB yang selama 3 tahun ini selalu melaksanakan kerjasama di bidang difusi inovasi hasil – hasil penelitian. Semoga kegiatan ini berlanjut untuk meningkatkan kapasitas dan kapabilitas masyarakat Kabupaten Bogor”.

  

Ibu Ipih selaku peserta kegiatan dari masyarakat desa Cijayanti merasa kegiatan ini sangat bermanfaat, karena sebagai ibu rumah tangga mendapatkan ilmu terkait dengan pemanfaatan limbah minyak goreng. Biasanya minyak jelantah dibuang begitu saja, yang akan menyebabkan pencemaran. Dengan adanya kegiatan ini, ibu – ibu dapat langsung menerapkan dan semoga kegiatan ini dapat terus berlanjut dan bisa jadi sumber tambahan pendapatan bagi PKK di  Desa Cijayanti.