WEBINAR NASIONAL MAHASISWA PECINTA ALAM RIMBA Dengan Tema “Omnibus Law, Konservasi atau Kontroversi”

Bogor – Mahasiswa Pecinta Alam Rimba (MAPAR) Universitas Nusa Bangsa pada hari Sabtu, 31 Oktober 2020 telah menyelenggarakan Seminar Online Nasional dengan tema “Omnibus Law, Konservasi atau Kontroversi” yang berlangsung secara online melalui Zoom meeting dan live streaming di Official Youtube channel MAPAR UNB. Penyelenggaraan seminar ini dilaksanakan dalam rangka memperingati Dies Natalis 28  Mahasiswa Pecinta Alam Rimba (MAPAR) UNB.

Ketua Dewan Pengurus XXII MAPAR, Meisye Wulandari mengatakan, acara ini dilatar belakangi oleh adanya keresahan di kalangan penggiat alam dan lingkungan yang memandang keterancaman terhadap kelestarian alam dan lingkungan dengan lahirnya Omnibus Law UU Cipta Kerja. Seminar ini juga diharapkan mampu menjadi wadah diskusi publik untuk membuka wawasan dan menjawab banyak pertanyaan mengenai keterkaitan antara UU Cipta Kerja dan isu lingkungan. Selain itu juga seminar ini diharapkan mampu menggambarkan hasil kajian UU Cipta Kerja yang berkaitan dengan lingkungan dari para akademisi dan pakar dibidangnya.

Seminar dibuka oleh Wakil Rektor III bidang Kemahasiswaan Bapak Dr. Sugiarto Sargo, Ir., M.Si yang menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu respon civitas akademika Universitas Nusa Bangsa terhadap himbauan Dirjen Dikti serta kegitan intelektual mahasiswa dapat menghasilkan pemikiran dan aspirasi kepada pemerintah tentang UU Cipta Kerja dengan para narasumber yang kompeten kegiatan webinar ini diharapkan dapat menghasilkan sumbang saran yang baik. Selain itu Bapak Dr. Sugiarto Sargo, Ir., M.Si juga berharap semoga MAPAR terus melakukan kegiatan mewujudkan sumber daya alam dan lingkungan hidup yang bermanfaat, bermartabat dan lestari.

Sesi seminar ini diawali dengan pemaparan dari tiga narasumber yang menghadirkan Prof. Dr. Ir. Hariadi Kartodihadjo, M.S merupakan Guru Besar Fakultas Kehutanan Institut Pertanian Bogor, Asep Komarudin merupakan Campaigner Greenpeace Indonesia, dan Muhammad Arman Direktur Advokasi Hukum dan HAM, Aliansi Masyarakat Adat Nusantara(AMAN).

Dari pemaparan yang telah disampaikan oleh Prof. Dr. Ir. Hariadi Kartodihadjo, M.S menjelaskan mengenai implikasi UU Cipta Kerja terhadap perizinan lingkungan hidup dan sumber daya alam (hutan). Prof. Hariadi menjabarkan bagimana pengaruh UU Cipta Kerja terhadap perencanaan lingkungan hidup, pengelolaan lingkungan hidup dan model penegakan hukumnya dengan membedah beberapa pasal yang berkaitan langsung dengan lingkungan. Diakhir pemaparan Prof. Hariadi memberikan catatan akhir bahwa secara keseluruhan isi UU Cipta Kerja menurunkan kepedulian politik terhadap pelestarian fungsi LH dan SDA maka diperlukan telaah yang lebih mendalam. Diperlukan kebijakan afirmatif mengingat adanya ketidak-adilan pemanfaatan SDA dan berkurangnya ruang partisipasi masyarakat. Pembenahan tata kelola menjadi syarat mutlak dapat diwujudkannya perbaikan kinerja pengelolaan LH dan SDA di lapangan.

Asep Komarudin dalam pemaparannya menyampaikan bagaimana keterkaitan UU Cipta Kerja dengan penegakan hukum pada kebakaran hutan dan kerusakan lingkungan. UU Cipta Kerja dianggap melemahkan Strict Liability, hal ini dilihat pada salah satu pasal yang dikritisi adalah Pasal 23 angka 25 mengenai perubahkan Pasal 88 UU Lingkungan Hidup yang menghapuskan frasa “tanpa perlu membuktikan unsur kesalahan” sementara yang lainnya masih tetap ada. Hal ini berpotensi mengaburkan pengertian pertanggungjawaban multi, padahal pada prakteknya Strict Liability sendiri sangat sering digunakan oleh Kementrian Lingkungan Hidup khususnya untuk melakukan gugatan ganti kerugian kepada perusahaan yang terbukti lahannya terbakar.

Pembicara terakhir Muhammad Arman memberikan penjelasan bagaimana dampak UU Cipta Kerja bagi masyarakat adat. UU Cipta Kerja memberikan kemudahan bagi pelaku usaha dalam mendapatkan perizinan dan kemudahan persyaratan invenstasi namun pada saat yang sama seharusnya berlaku pula untuk hak rakyat termasuk bagaimana memposisikan hak-hak masyarakat adat yang berkaitan dengan wilayah adat, dan sumber-sumber kekayaan alam yang dimiliki. Sebagai contoh UU Cipta Kerja tidak menghapus ketentuan Pasal 67 ayat (2) UU Kehutanan yang mempersyaratkan Perda Pengakuan Masyarakat Adat. Diakhir pemaparan Muhammad Arman mengutip pandangan dari Moeh. Hatta (1943) bahwa “Jika Indonesia ingin maju kemakmuran di masa mendatang maka hendaknya perekonomian bangsa disusun atas dasar Indonesia sebagai negara agraris. Oleh karena itu diperlukan peraturan-peraturan yang memperkuat hak atas tanah dan SDA untuk sebesar-besar kemakmuran rakyat”

Ketiga pembicara yang sudah memaparkan materi pada seminar ini memiliki satu pandangan yang sama bahwa dibutuhkan pencermatan untuk melihat UU Cipta Kerja ini, melihat secara utuh dengan membaca isinya. Hal-hal yang menjadi perhatian adalah investasi kotor yang tidak peduli terhadap lingkungan dan sosial dapat meneruskan perjalanannya yang selama ini telah mendatangkan banyak masalah dan harus dihindari. Pada akhirnya UU Cipta Kerja ini hendaknya untuk tidak dilanjutkan, demi memperoleh masa depan Indonesia yang lebih baik.

Kegiatan KKNT universitas nusa bangsa di kelurahan cibinong (kelompok 11)

Pada 17 Agustus – 17 September 2020 telah diselenggarakan Kuliah Kerja Nyata Universitas Nusa Bangsa yang bekerjasama dengan Kemendikbud yang mengamgkat tema KKN Tematik Covid-19. Kegiatan ini diikuti oleh 192 peserta yang terbagi dalam 16 kelompok dan tersebar di beberapa wilayah Kota dan Kabupaten Bogor.

Kelompok 11 yang terdiri atas 12 orang dan berlokasi di Kelurahan Cibinong, didampingi oleh Ibu Iis Anisa, SE., MM selaku Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) melakukan serangkaian kegiatan baik secara LURING (Luar Jaringan) dan DARING (Dalam Jaringan) dalam rangka upaya menghadapi Pandemi Covid-19 khususnya di Wilayah RW 5 Kelurahan Cibinong.

Bertindak sebagai ketua kelompok Rizka Aulia Hidayat (41204720117056) yang merupakan mahasiswi semester 6 Fakultas MIPA UNB menjelaskan berbagai kegiatan yang telah dilakukan selama kegiatan KKN, antara lain adalah diawali dengan acara pembukaan kegiatan KKN di Kantor Kelurahan Cibinong yang dihadiri oleh Lurah, Staf Kelurahan, Ketua RW, Dosen dan Mahasiswa pada tanggal 18 Agustus 2020.

Selanjutnya kegiatan KKN dilakukan melalui DARING dengan menyebarkan informasi seputar Virus Corona atau Covid-19 kepada masyarakat luas melalui media sosial baik dalam bentuk tulisan, gambar dan video. Selain itu dilakukan pula beberapa kali pertemuan LURING yang tetap melaksanakan protokol kesehatan dengan agenda antara lain adalah:

Pada Minggu pertama KKN-T mahasiswa datang ke RW 5 Kelurahan Cibinong untuk silaturahmi dengan tokoh masyarakat stempat dan memasang spanduk informasi seputar pencegahan Covid-19 di Jalan masuk ke arah RW5 Keluarahan Cibinong, selain itu mahasiswa bersama masyarakat juga bersama-sama memanfaatkan barang bekas seperti ban dan genting untuk kemudian di cat dan dijadikan  pot untuk menanam.

Pada Minggu kedua KKN-T mahasiswa datang ke RW 5 Kelurahan Cibinong untuk senam pagi bersama ibu-ibu setempat dan membagikan masker kain untuk dapat digunakan dalam rangka upaya pencegahan penyebaran Covid-19.

Pada Minggu keempat KKN-T mahasiswa datang ke RW 5 Kelurahan Cibinong untuk melakukan kegiatan demo cara pembuatan sabun cuci tangan sederhana dan handsanitizer kepada para pemuda karang taruna, kemudian kegiatan dilanjutkan dengan memberikan sarana ember cuci tangan, sabun cuci tangan dan handsanitizer kepada setiap RT yang ada di RW 5. selain itu mahasiswa juga memberikan bantuan sembako kepada masyarakat yang terdapkan di area RW 5 sebanyak 20 paket sembako yang kemudian diberikan kepada masyarakat kurang mampu dan janda.

Diakhir kegiatan KKN-T mahasiswa menggelar sebuat Webinar yang bertajuk “Bijak dalam Menghadapi Pandemi” kegiatan ini bertujuan untuk dapat memberikan informasi secara massal kepada masyarakat luas di era pandemik ketika kegitan massal langsung tidak mungkin untuk dilaksanakan.

Kegiatan Webinar dilakukan dengan berkolaborasi dengan kelompok 13 yang juga melaksanakan KKN-T di wilayah Kelurahan Cibinong. Bertindak sebagai Narasumber adalah Bapak Heppi Baral Nafy, dr, MKK selaku Dokter Pertamina Hulu Energi Jambi yang membawakan topik “Menjaga Kesehatan Tubuh dan Mental di Era Pandemi Covid-19” kemudian Bapak Herawanto, S.KM., M.Kes selaku Kepala Departemen Epidemiologi Fakultas Tadulako yang menyampaikan topik bahasan mengenai “Peran Masyarakat Dalam Upaya Pencegahan Covid-19” dan Ibu Kasiyem, Spd selaku ketua Kelompok Wanita Tani RW 5 Kelurahan Cibinong yang membawakan topik  “Mengambil Dampak Positif dari Pandemi Covid-19”

Penanggung jawab kegiatan Webinar Saudari Meisye Wulandari dalam laporannya menyampaikan bahwa jumlah  peserta Webinar kurang lebih 90 orang  yang terdiri dari berbagai kalangan  dari dalam dan luar kampus UNB seperti Mahasiswa, Dosen, Pelajar dan Masyarakat Umum. Kegiatan ini juga dihadiri oleh Ketua LPPM UNB Bapak Dr. Ir. Zaenal Muttaqin, MP, DPL Kel 13 Bapak Anak Agung Eka Suwarnata S.P., M.Agrb dan  DPL Kel 11 Ibu Iis Anisa Yulia, SE., MM

Dari materi yang disampaikan oleh Bapak Heppi Baral Nafy, dr, MKK memberikan isyarat dan ajakan kepada peserta khususnya dan kita semua pada umumnya , untuk selalu menjaga kesehatan tubuh dan mental dengan menerapkan pilar-pilar kesehatan manusia. Sedangkan Bapak Bapak Herawanto, S.KM., M.Kes menjelaskan untuk bagaimana seharusnya masyarakat berperan dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19 dengan menjalankan protokol kesehatan dan tetap menjaga diri dengan tetep di rumah saja. Terakhir Ibu Kasiyem, S.Pd untuk selalu berprilaku dan berpikir bijak dalam menghadapi pandemic Covid-19 ini dengan melakukan kegiatan-kegiatan positif dan mengambil sisi baik dari setiap permasalahan yang ada.

Suasana lebih hangat lagi tampak ketika dibuka sesi tanya jawab, banyak peserta mengemukakan apa yang mungkin selama ini menjadi ganjalan dalam hati peserta  mengenai Covid-19. Seminar berlangsung  aman dan lancar hingga pukul 11.300 dan ditutup dengan pemberian doorprize kepada para peserta yang bertanya.

Semoga selanjutnya kegiatan KKN Universitas Nusa Bangsa dapat memberikan manfaat yang seluas-luasnya kepada masyarakat umumnya dan masyarakat sekitar RW5 Keluarahan Cibinong khususnya melalui berbagai kegiatan yang telah dilakukan.

Kegiatan KKN Tematik Covid-19 di Kelurahan Ciherang RT 01 RW 2 Desa Hegar Manah, Kabupaten Bogor (Kelompok 2)

Kegiatan Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) merupakan kegiatan yang terafiliasi dengan program Relawan Covid-19 (RECON) yang digagas Direktorat Jendral Pendidikan Tinggi Kemendikbud guna membantu penanganan COVID-19. Pada tahun ini karena adanya pandemic COVID-19 maka penunjukan wilayah KKN ditentukan oleh pihak kampus berdasarkan dengan domisili peserta KKN.

Salah satu lokasi KKN Tematik yang diselenggarakan oleh Universitas Nusa Bangsa adalah di Kelurahan Ciherang RT 01 RW 2 Desa Hegar Manah Kabupaten Bogor. Di lokasi tersebut ditempatkan satu kelompok KKN Tematik yang terdiri dari 12 orang mahasiswa di bawah bimbingan Ibu Kustin Bintani Meiganati, S.Hut., M.Si sebagai Dosen Pembimbing Lapang (DPL). Kegiatan ini dilaksanakan kurang lebih selama 40 hari dari mulai tanggal 17 Agustus – 27 September 2020.

Sesuai himbauan pemerintah untuk tidak berkerumun maka pelaksanaan KKN Tematik difokuskan kepada kegiatan daring dan hanya beberapa saja yang dilakukan secara luring. Kegiatan daring berfokus pada penyebaran konten audio visual edukasi mengenai pola hidup sehat, penggunaan masker secara baik dan benar, pembuatan disinfektan dan segala bentuk penjagaan diri dan lingkungan dari COVID-19, kemudian kegiatan daring didukung oleh kegiatan luring yang dilakukan secara terbatas satu kali setiap satu minggu dengan meminimalisir terjadinya kerumunan dan mematuhi segala bentuk protokol kesehatan.

Karena KKN tematik ini mengacu pada kegiatan KKN yang diselenggarakan oleh KEMENDIKBUD maka sebelum kegiatan ini dimulai peserta wajib melakukan pendaftaran dan aktivasi akun RECON pada laman yang sudah disediakan oleh KEMENDIKBUD.  Selain itu, KEMENDIKBUD juga melakukan pelatihan selama satu minggu yang wajib di ikuti oleh seluruh peserta KKN. Output yang diperoleh dari pelatihan tersebut bahwa peserta harus melakukan pretest untuk mendapatkan sertifikat. Pelatihan tersebut berisi pengetahuan mengenai COVID-19.

KKN Tematik dimulai dibuka secara serentak dan simbolis oleh pihak kampus UNB melalui zoom meeting pada tanggal 17 Agustus bertepatan dengan hari kemerdekaan Republik Indonesia. Kemudian sepanjang minggu dilakukan penyebaran informasi mengenai COVID-19 berupa poster. Kemudian di tanggal 18 agustus 2020 dilakukan kegiatan survei lokasi untuk melihat kondisi di Desa Hegar Manah dan perkenalan dengan Kepala Desa, Ketua RT dan RW serta warga sekitar. Pertemuan pertama kami membahas terkait program kerja yang akan kami laksanakan selama KKN di Desa tersebut.

Pada minggu kedua kegiatan daring tepat berlanjut setiap hari dengan menyebarkan konten edukasi mengenai COVID-19 dan kemudian pada tanggal 30 Agustus 2020 dilanjutkan dengan melakukan kerja bakti membersihakan sampah yang berserakan di pinggir jalan dan ranting maupun rumput yang mengganggu jalan. Setelah itu kelompok dibagi menjadi dua kelompok untuk memasang spanduk “7 Langkah Mencegah Penyebaran COVID-19”, membuat tempat  perlengkapan alat cuci tangan dan pembagian masker serta handsanitizer. Pada kegiatan pembagian masker dan handsanitizer dilakukan dengan cara door to door ke setiap rumah warga serta memasang spanduk informasi kawasan wajib menggunakan masker dan menjaga kebersihan disertai dengan memberikan informasi kepada masyarakat dari rumah ke rumah mengenai pola hidup sehat.

Pada minggu berikutnya kegiatan yang dilakukan oleh kelompok 2 yaitu penyemprotan desinfektan. Kegiatan ini dilakukan bersama dengan ketua RT dan beberapa warga Desa Herga Manah. Karena beberapa peserta KKN berasal dari jurusan Kimia maka untuk komposisi dari pembuatan desinfektan diracik sendiri dengan mengacu pada standar WHO.

Di minggu keempat ini anggota kelompok membuat acara webinar dengan tema “Peran dan Dukungan Psikologis Orang Tua terhadap Anak dalam Pembelajaran Daring / Online di Masa Pandemi”. Sasaran utama dari webinar ini adalah para orang tua yang sebagian besar mempunyai anak yang harus didampingi ketika belajar secara online / daring.  Webinar ini diisi oleh dua orang narasumber yaitu Ibu Fauziah Halimatussakdiyah, M.Pd yang merupakan seorang kepala sekolah PAUD Prima Adinda & wakil ketua HIMPAUDI Kec. Sanggata Utara. Pembicara kedua yaitu seorang Psikolog yang bernama Bellita N Pratiwi. Beliau merupakan Co-Founder dari Dayadik.

Pada akhirnya tujuan dari semua kegiatan KKN Tematik kelompok 2 adalah agar masyarakat mengerti mengenai Covid-19 dan dapat menjaga diri, keluarga serta lingkungan dari Covid-19 serta menyiapkan diri menghadapi New Normal.

kegiatan KKN Tematik covid-19 di kelurahan cibinong, kabupaten bogor (kelompok 13)

Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, pada tahun ajaran 2019-2020 ini Universitas Nusa Bangsa (UNB) menyelenggarakan Kuliah Kerja Nyata bekerjasama dengan Kemendikbud dengan mengusung tema KKN Tematik Covid-19.

Kegiatan ini diselenggarakan mulai 17 Agustus hingga 17 September 2020. KKN Tematik Covid 19 ini diikuti oleh 192 peserta dan terbagi dalam 16 Kelompok yang tersebar di beberapa wilayah Kota dan Kabupaten Bogor.

Kelompok 13 mengikuti KKN Tematik ini dengan serangkaian kegiatan dalam upaya melakukan pencegahan covid19 di kelurahan cibinong, kabupaten bogor. Dibawah bimbingan Bapak Anak Agung Eka Suwarnata,S.P.,M.Agb. dan memiliki tema “PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI PENGUATAN KOMUNIKASI, INFORMASI, DAN EDUKASI GUNA MENCEGAH PENYEBARAN VIRUS COVID-19”

Tujuan dari kegiatan ini adalah antara lain untuk memberikan informasi dan edukasi guna mencegah penyebaran virus covid-19.

Mulai tanggal 23 agustus kelompok 13 mendatangi desa dengan tetap mengikuti protocol kesehatan untuk melakukan silaturahmi dengan tokoh masyarakat kelurahan cibinong dan melakukan sosialisasi kepada masyarakat desa sampora.

Kemudian kegiatan selanjutnya ditanggal 30 agustus perwakilan kelompok 13 memberikan saran pencuci tangan seperti penyangga besi, ember beserta sabun cuci tangan yang diterima langsung oleh ketua rw desa sampora bapak Zaenudin.

Kelompok 13 pun memberikan penyuluhan terkait perilaku yang harus diterapkan diera new normal ini dengan menekankan pentingnya mengenakan masker, mencuci tangan, serta berjaga jarak. Penyuluhan ini dilakukan karna mengingat masih banyak masyarakan yang masih kurang sadar akan pentingnya mengikuti protocol kesehatan dimana pun kita berada. Dan diakhir penyuluhan pun diberikan masker dan handsinitizer untuk masyarakat.

Untuk mendukung program yang sedang berjalan didesa sampora kelurahan cibinong ini dengan tema desa ramah lingkungan, diakhir kegiatan kelompok 13 memberikan bibit jahe merah untuk ditanam didesa sampora ini.

Dimasa pandemic  Covid19 kali ini, Webinar meruapakan salah satu cara komunikasi massal yang bisa digunakan. KKN Tematik Universitas Nusa Bangsa mengadakan Webinar Covid-19 dengan tema “ Bijak Dalam Menghadapi Pandemi”, melalui Zoom Meeting pada (19/9/20).

Webinar ini merupakan salah satu program kerja , dari Kuliah  Nyata Tematik  (KKNT) Covid-19. Sedikit ulasan mengenai KKNT Covid-19. KKNT covid-19 merupakan kolaborasi antara Dikti kemendikbud , dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Asosiasi Institusi Pendidikan Kedokteran Indonesia (AIPKI), Ikatan Senat Mahasiswa Kedokteran Indonesia (ISMKI), dan dengan dukungan dari berbagai stakeholders lainnya. Kegiatan ini diselenggarakan oleh mahasiswa KKN dan merupakan hasil kolaborasi antara kelompok 11 dan 13 (KKN Tematik Universitas Nusa Bangsa) bekerjasama dengan pihak kelurahan Cibinong dan didukung oleh pihak-pihak yang terkait.

Kegiatan Webinar yang berlangsung kala itu, menghadirkan 3 pemateri  yaitu Bapak Heppi Baral Nafy, dr, MKK yang merupakan Dokter Pertamina Hulu Energi Jambi Merang dengan materi “Menjaga Kesehatan Tubuh Dan Mental  Di Era Covid-19”, lalu bapak Herawanto, S.KM., M.Kes dari Departemen Epidemiologi Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Tadulako dengan materi “Peran Masyarakat Dalam Upaya Pencegahan Covid-19”  dan yang terakhir Ibu Kasyem S.Pd yang merupakan ketua dari Kelompok Wanita Tani Kelurahan Cibinong dengan materi “Mengambil Dampak Positif Dari Pandemi Covid-19”.

Kegiatan ini dihadiri Ketua LPPM Universitas Nusa Bangsa Bapak Dr. Ir. Zinal Muttaqin, MP, Dosen Pembimbing Lapang KKNT Kelompok 13 Bapak Anak Agung Eka Suwarnata S.P., M.Agrb dan Dosen Pembimbing Lapang KKNT Kelompok 11 Ibu Iis Anisa Yulia,SE., MM.

Webinar ini diikuti sebanyak ±90 peserta hingga akhir acara yang terdiri dari Dosen, Para pemateri, Ketua RW dan RT Desa dan Kelurahan Cibinong, Civitas dan Akademisi Universitas Nusa Bangsa , Mahasiswa, relawan Covid-19, guru, dan masyarakat umum.

Para peserta webinar terlihat antusias saat menjalani kegiatan ini yang terbukti dengan banyaknya pertanyaan dan tanggapan yang diajukan seputar Covid-19 ini serta informasi mengenai materi yang telah dipaparkan oleh ketiga pemateri tersebut.

Pertanyaan-pertanyaan tersebut dijawab dengan singkat dan padat oleh ketiga pemateri secara runut dan bergantian, diharapkan dengan adanya kegiatan tersebut para peserta webinar baik dari masyarakat umum atau khususnya masyarakat di wilayah Desa Cibadak beserta Civitas Akademik Universitas Nusa Bangsa tetap menjaga kondisi.

Kegiatan KKNT Covid-19 universitas nusa bangsa di Desa Pakansari, Kec. Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat (Kelompok 12)

Universitas Nusa Bangsa (UNB) bekerjasama dengan Kemendikbud mengadakan kegiatan Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) Covid-19 tahun 2020. Adanya pandemi Covid-19 membuat kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) periode ini berbeda dengan kegiatan KKN sebelumnya yaitu kegiatan dilakukan secara langsung berinteraksi dengan masyarakat, tapi saat ini kegiatan KKNT dilakukukan secara daring (dalam jaringan).
Pelaksanaan KKNT Covid-19 UNB kelompok 12 dilakukan di Desa Pakansari, Kec. Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, dibawah bimbingan Dosen Pembimbing Lapang (DPL) yaitu Dra.Nia Yuliani M.Pd.. Kelompok 12 KKNT Covid-19 menjalankan program KKNT tentang Supporting Pemahaman Masyarakat terhadap Covid-19, dengan tujuan untuk memberikan edukasi, informasi berdasarkan data ilmiah guna mencegah penyebaran dan pengendalian virus Covid-19 saat ini. Program yang dijalankan ini juga sejalan dengan himbauan di rumah aja dan tidak adanya pengumpulan massa dan juga tetap patuh terhadap protokol pencegahan Covid-19.
Kegiatan KKNT yang dilaksanakan yaitu membagikan poster-poster informatif dan video animasi mengenai Covid-19 di media massa, membagikan masker kain kepada warga serta pembagian sabun cuci tangan bagi warga yang terkena dampak Covid-19. Pembagian masker dan sabun cuci tangan dibagikan melalui perwakilan Rukun Tetangga (RT), dan selanjutnya masker dan sabun cuci tangan akan didistribusikan kepada masyarakatnya. Selain itu masker juga dibagikan kepada masyarakat umum yang tidak menggunakan masker yang berada di tempat umum di desa Pakansari, hal ini dilakukan agar mereka lebih peduli dan sadar akan pentingnya menggunakan masker di saat pandemi ini. Kegiatan lain yaitu membagikan poster atau flyer dan video animasi mengenai Covid-19 melalui media online, hal ini diharapkan agar masyarakat dapat edukasi dalam menerima informasi dengan benar tentang Covid-19 serta tetap melaksanakan protokol pencegahan Covid-19.
Kegiatan berikutnya adalah mengadakan webinar yang dilaksanakan pada tanggal 12 September 2020 dengan mengambil tema “Adaptasi Kebiasaan Baru di era Pandemi”, melalui aplikasi Zoom meeting secara virtual. Kegiatan webinar ini diselenggarakan oleh mahasiswa KKNT UNB kelompok 12 berkerjasama dengan Desa Pakansari dan didukung oleh Karang Taruna Desa Pakan Sari Kecamatan Cibinong, dengan menghadirkan 2 pembicara yaitu Bapak Hendi Sunandar (SERA HSE Helath Support Analyst PT. SERA ASTRA) yang membawakan materi edukasi mengenai Penerapan Protokol kesehatan di Era Pandemi (“Adaptasi kebiasaan baru dalam menjaga kesehatan pada Era New Normal”), dan pemateri kedua yaitu Ashahib Fresha Alfarra Charnita sebagai mahasiswa peserta KKNT dari kel 12 (mahasiswa PS Kimia Universitas Nusa Bangsa), dengan materi mengenai “Adaptasi Kebiasaan Baru dalam Menjaga Kesehatan Pada Era New Normal dengan Penerapan 3 M”. Kegiatan webinar dihadiri sebanyak ± 32 orang terdiri dari Dosen UNB, Anggota Karang Taruna Desa Pakansari Kecamatan Cibinong, Ketua RW dan RT Desa Pakansari, mahasiswa dari beberapa Perguruan Tinggi lain, serta mahasiswa peserta KKNT UNB kel 12.
Para peserta webinar terlihat antusias saat menjalani kegiatan ini yang terbukti dengan banyaknya pertanyaan dan tanggapan yang diajukan seputar Adaptasi New Normal serta informasi tambahan mengenai materi yang telah dipaparkan oleh kedua pemateri tersebut. Pertanyaan-pertanyaan tersebut dijawab dengan singkat dan jelas oleh kedua pemateri secara runut dan bergantian. Adanya webinar ini diharapkan para peserta baik dari masyarakat umum atau khususnya masyarakat di wilayah Desa Pakansari Kecamatan Cibinong Kabupaten Bogor beserta Civitas Akademik Universitas Nusa Bangsa tetap menjaga kesehatan dengan menerapkan gerakan 3 M yaitu memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak.

Pembagian masker dan handsanitizer oleh mahasiswa Universitas Nusa Bangsa kepada warga Kampung Karya Bhakti RW 04 Kelurahan Cilendek Barat

Cilendek Barat, Ditengah wabah pandemi covid-19 yang tidak ada henti-hentinya, tidaklah lantas membuat kegiatan belajar dan bekerja para mahasiswa harus terhenti begitu saja, seperti halnya yang dilakukan oleh mahasiswa Universitas Nusa Bangsa yang melakukan kegiatan Kuliah Kerja Nyata – Tematik (KKN-T). Walaupun virus covid-19 masih terus mewabahi justru hal tersebut dimanfaatkan oleh para mahasiswa untuk melakukan sesuatu hal yang saling berkaitan antara kegiatan belajar dengan situasi kondisi saat ini, mereka juga melakukan kegiatan KKN-T sebagai sarana penyuluhan, pendidikan, dan pembelajaran kepada masyarkat akan pentingnya suatu kesehatan ditengah wabah pandemi covid-19 ini.

Mereka memanfaatkan situasi saat ini untuk di masukan ke dalam program Kuliah Kerja Nyata – Tematik (KKN-T) yang tengah mereka jalani. Hal yang mereka lakukan dalam program KKN yaitu melakukan edukasi kepada warga masyarakat Kampung Karya Bhakti RW 04 Kelurahan Cilendek Barat yaitu memberikan pemahaman kepada masyarakat Kampung Karya Bhakti RW 04 Kelurahan Cilendek Barat tentang bahayanya virus covid-19 yang wabahnya telah menyebar keseluruh belahan dunia ini. Tentang penyebaran virus covid-19 –nya, penularan virus covid 19 –nya, dan tata cara pencegahan virus covid 19 –nya. Hal tersebut sangat berguna sekali untuk meminimalisir dan juga bahkan dapat memutus suatu rantai penyebaran virus covid-19 tersebut.

Para mahasiswa Universitas Nusa Bangsa yang ber-KKN di tempat Kampung Karya Bhakti RW 04 Kelurahan Cilendek Barat, melakukan suatu kegiatan KKN ditengah pandemi covid-19 yang gunanya ini adalah untuk meminimalisir dan memutus rantai penyebaran virus covid-19 di Kampung Karya Bhakti RW 04 Kelurahan Cilendek Barat yaitu mereka dengan melakukan kegiatan bagi-bagi masker kepada seluruh warga Kampung Karya Bhakti RW 04 Kelurahan Cilendek Barat dan juga mereka bagi-bagi handsanitizer kepada seluruh warga Kampung Karya Bhakti RW 04 Kelurahan Cilendek Barat dengan tetap menerapkan suatu protokol kesehatan dari Pemerintah Republik Indonesia.

“Kami disini sebagai mahasiswa yang bertempat KKN di Kampung Karya Bhakti RW 04 Kelurahan Cilendek Barat melakukan kegiatan bagi-bagi masker dan handsanitizer kepada warga sekitar dan sekaligus mengedukasi dan mengajak mereka untuk selalu memakai masker dan handsanitizer yang gunanya itu untuk mencegah terjadinya penularan virus covid-19” pungkas Ressa Agnestia Mardiansyah salah satu perwakilan mahasiswa.

“Alhamdulillah dari kegiatan bagi-bagi masker dan handsanitizer yang dilakukan oleh para mahasiswa yang KKN di RW 04 Kampung Karya Bhakti Kelurahan Cilendek Barat sangat berguna dan bermanfaat untuk warga sekitar, terutama saya. Dimana mereka mahasiswa melakukan kegiatan ini sebagai sarana edukasi kepada warga sekitar akan pentingnya menjaga kesehatan dan kebersihan” ungkap Imanudin salah seorang warga kampung Karya Bhakti RW 04 Kelurahan Cilendek Barat.

MAHASISWA KKN TEMATIK UNIVERSITAS NUSA BANGSA MEMBAGIKAN 100 MASKER DAN 100 MINUMAN KESEHATAN DI KELURAHAN CIBADAK

Cibadak, (21/9) – Tahun 2020 menjadi tahun yang berbeda bagi Universitas Nusa Bangsa (UNB) dalam menyelenggarakan KKN, KKN yang dipilih kali ini yaitu KKN Tematik (KKNT) dengan konsep daring dan tema tentang Covid-19 sesuai arahan KEMDIKBUD. Kelompok 5 sebagai salah satu kelompok yang turut berpartisipasi dalam KKNT kali ini dibawah bimbingan DPL Bapak Abdul Rahman Rusli memilih tema “Penyuluhan terhadap masyarakat untuk meningkatkan imunitas tubuh dan adaptasi dengan kebiasaan baru di era new normal Covid-19 di Kelurahan Cibadak RW 06”. Adanya pandemi Covid-19 tidak membatasi kelompok 5 untuk melakukan penyuluhan Covid-19 terhadap warga Kelurahan Cibadak khususnya RW 06. Sejak tanggal 17 Agustus 2020 tepat dimulainya KKNT, Kelompok 5 aktif memberikan penyuluhan kepada warga RW 06 melalui grup WhatsApp, Instagram(@kkt2020_kelompok5_unb), Twitter (@unbkel5), TikTok (@kel5.kknt), serta YouTube(youtu.be/seO3V4fjlg). Pada minggu pertama KKNT yaitu tanggal 22 dan 23 Agustus 2020, Kelompok 5 turun ke lokasi KKNT di Kelurahan Cibadak untuk melakukan aksi pemasangan spanduk dan poster mengenai Covid-19 di tempat umum dan tempat ibadah di RW 06. Pada minggu ke-2 dan ke-3 kelompok 5 tidak turun ke lokasi KKNT karena adanya PSBB di Kota Bogor namun tetap melakukan penyuluhan melalui media sosial kepada RW 06. Di minggu ke-4, Kelompok 5 mengadakan webinar dengan tema “Masyarakat bangkit bersama melawan Covid-19” dengan pembicara Bapak Lurah Cibadak (Drs. Uay Sutiawan), Dr. Alni Dwi C. (Dokter RSIA Bunda Suryatni), serta Agung Pakerti (Mahasiswa Fakultas Kehutanan UNB). Webinar tersebut membahas tentang adaptasi kebiasaan baru di era new normal dan bagaimana pergi ke tempat wisata agar tetap aman dan sesuai dengan protokol kesehatan yang sudah diterapkan dan ditujukan untuk mengedukasi warga RW 06 Kelurahan Cibadak, masyarakat umum, dan juga mahasiswa.

(Penyerahan Plakat dan Tempat Cuci Tangan secara simbolis oleh Ketua kelompok 5 (Dluha) kepada Perwakilan Pengurus RW 06)

Minggu ke-5 tanggal 20 september 2020 menjadi penutup KKNT yang diikuti kelompok 5. Kelompok 5 turun ke lokasi KKNT didampingi DPL Bapak Abdul Rahman Rusli memberikan 100 masker, 100 cemilan sehat,  tempat cuci tangan, santunan anak yatim di RW 06, 100 minuman kesehatan, serta plakat kepada Pengurus RW 06 sebagai kenangan-kenangan.

Penulis: Yernia E. Resthyana (Kelompok 5/Mahasiswa UNB)

KKNT Universitas Nusa Bangsa menggelar webinar dengan tema “Bangkit Bersama Masyarakat Menghadapi Covid-19”

Menghadapi masa pandemi Covid-19, KKN Tematik Universitas Nusa Bangsa menggelar webinar Covid-19 dengan tema “Bangkit Bersama Masyarakat Menghadapi Covid-19”, melalui aplikasi Zoom meeting, pada (12/9/2020).

Program KKN Tematik ini adalah program KKNT Nasional dan salah satu kewajibannya adalah menyelenggarakan webinar diakhir pelaksanaan KKNT. Kegiatan ini diselenggarakan oleh mahasiswa KKN dan merupakan hasil kolaborasi antara kelompok 5 dan kelompok 6 (KKN Tematik Universitas Nusa Bangsa) berkerjasama dengan pihak Kelurahan Cibadak dan didukung oleh pihak RSIA Bunda Suryatni.

Penyelenggara kegiatan webinar yang dilaksanakan secara virtual ini menghadirkan tiga pemateri yaitu Dr. Alni Dwi Cahyani sebagai Doker RS. Ibu dan Anak Bunda Suryatni yang membawakan materi edukasi mengenai “Penanganan Covid-19 dari Segi Kedokteran”, Drs. Uay Sutiawan sebagai Kepala Lurah Cibadak yang membawakan materi seputar “Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB), serta Agung Pakerti sebagai Mahasiswa Fakultas Kehutanan Universitas Nusa Bangsa yang tentunya dengan sejarah pengalaman berkompeten yang telah dilaluinya yang membawakan materi “Protokol Kesehatan di Tempat Wisata”.
Kegiatan juga dihadiri Ketua LPPM Universitas Nusa Bangsa Bapak Dr. Ir. Zainal Muttaqin, MP, Dosen Pembimbing Lapang KKNT Kelompok 5 Bapak Abdul Rahman Rusli, S.Hut., M.Si, dan Dosen Pembimbing Lapang KKNT Kelompok 6 Ibu Ir. Asmanur Jannah, MP.
Webinar ini diikuti sebanyak ± 70 orang terdiri dari Ketua LPPM serta jajarannya, Dosen, Para Pemateri, Ketua RW dan RT wilayah Desa Cibadak beserta jajarannya, Pemuda/i Desa Cibadak, Masyarakat di Kelurahan Cibadak Civitas Akademisi Universitas Nusa Bangsa, Mahasiswa dari berbagai domisili kampus yang berbeda, Relawan Covid-19, guru, dan masyarakat umum.


Para peserta webinar terlihat antusias saat menjalani kegiatan ini yang terbukti dengan banyaknya pertanyaan dan tanggapan yang diajukan seputar Covid-19 ini serta informasi mengenai materi yang telah dipaparkan oleh ketiga pemateri tersebut.
Pertanyaan-pertanyaan tersebut dijawab dengan singkat dan padat oleh ketiga pemateri secara runut dan bergantian, diharapkan dengan adanya kegiatan tersebut para peserta webinar baik dari masyarakat umum atau khususnya masyarakat di wilayah Desa Cibadak beserta Civitas Akademik Universitas Nusa Bangsa tetap menjaga kondisi.

 

Webinar KKNT dengan tema “Mandiri Dalam pangan dan aman covid-19” desa pasir jambu, cilebut timur, kab bogor

Bogor – Sebagai rangkaian dari Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) Universitas Nusa Bangsa pada Tahun Akademik 2019/2020 dengani tema pemberdayaan masyarakat dalam percepatan penanggulangan Covid-19, pada  tanggal 19 September 2020 mahasiswa peserta KKNT  dari   desa Pasir Jambu, Cijujung dan Cilebut Timur, kecamatan Sukaraja Kab. Bogor di bawah bimbingan Dosen Pembimbing Lapangan, melaksanakan webinar bersama secara daring dengan tema “Mandiri Dalam Pangan dan Aman dari Covid-19” .

Dua topik penting telah dibahas dalam webinar ini. Pertama, “Membangun Kemandirian Pangan Berbasis Pekarangan dengan narasumber    Dr. Ir. Faizal Maad, M.Si Dosen Faperta dan Pasca sarjana Universitas Nusa Bangsa dan ‘Memahami Wbah Pandemi Covid19 dan Perilaku Hidup Sehat  dengan narasumber dr. Prasasti Purnandhiah, Sep.Rad. Di samping itu masing-masing ketua kelompok KKNT dari setiap desa menyampaikan hasil kegiatan selama KKNT melalui tayangan video.

Kegiatan webinar dihadiri sebanyak 95 orang, terdiri dari Ketua LPPM Universitas Nusa Bangsa, Kepala desa, Ketua RW/RT, Karang Taruna,  PKK dan komunitas masyarakat  dari ketiga desa lokasi KKNT dan mahasiswa peserta KKNT, serta Dosen pembimbing lapangan (DPL) Tun Susdiyanti S.Hut., M.Pd, Mamay Maslahat, S.Si., M.Si dan Dr. Ir.Faizal Maad, M.Si

Dalam laporan singkatnya ketua pelaksana webinar M. Zulkifli menyampaikan bahwa kegiatan webinar ini merupakan rangkaian kegiatan akhir KKNT yang bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat tentang perilaku hidup sehat di masa pandemi covid-19 dan pemanfaatan lahan pekarangan dalam upaya mewujudkan kemandirian pangan rumah tangga.

Ketua LPPM UNB Dr. Zainal Muttaqin dalam sambutannya menekankan bahwa kegiatan webinar wajib dilaksanakan seluruh  mahsiswa peserta KKNT dengan materi yang disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat sasaran di lokasi KKNT serta relevan dengan tema KKNT yaitu pencegahan  pandemi Covid-19.

Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) Covid-19 Kelompok 9

Universitas Nusa Bangsa bekerja sama dengan Kemendikbud menyelenggarakan Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) Covid-19 pada tahun ajaran 2019-2020 dari tanggal 17 Agustus hingga 17 September 2020 yang diikuti oleh 192 peserta yang terbagi menjadi 16 Kelompok yang tersebar dibeberapa wilayah Kota dan Kabupaten Bogor.

KKNT oleh  Kelompok 9 dibawah bimbingan Dosen Pembimbing Lapangan Bapak Dr. Ir. Faizal Maad, M.Si dilaksanakan di RW 004, Desa Cilebut Timur, Kec. Sukaraja, Kab. Bogor. Bertitik tolak dari potensi, masalah dan kebutuhan masyarakat, kegiatan KKNT diarahkan kepada penyuluhan dan  edukasi masyarakat mengenai  perilaku hidup sehat dan protokol kesehatan dalam menghadapi wabah Covid-19,  pemanfaatan limbah rumah tangga, dan pemanfataan sumberdaya pekarangan dalam menjaga kesehatan dan ketahanan perekonomian masyarakat ditengah pademi Covid-19 yang sedang mewabah saat ini.

 

Tanggal 31 Agustus 2020, mahasiswa UNB mengadakan penyuluhan diikuti dengan demonstrasi kepada warga sekitar tentang pembuatan sabun dari limbah rumah tangga berupa minyak jelantah, pembuatan desinfektan berbahan alami dari limbah kulit jeruk, dan teknik budidaya tanaman sayuran secara hidroponik dengan memanfaatkan limbah botol plastik. Kegiatan ini bertujuan untuk megedukasi masyarakat dalam menfaatkan limbah dan pekarangan rumah tangga dalam upaya mewujudkan perilaku bersih dan sehat, kemandirian pangan dan ketahanan ekonomi keluarga mengatasi wabah pandemic covid-19.

 

Foto-foto kegiatan saat melakukan demonstrasi penanaman dengan teknik hidroponik, pembuatan sabun, dan pembuatan desinfektan kepada warga di lokasi KKNT

Foto – foto hasil pembuatan sabun dari limbah minyak jelantah dan penanaman sistem hidroponik warga di lokasi KKNT

 

Pada hari yang sama juga mahasiswa membagikan bibit pohon kepada warga desa untuk kemudian ditanam kembali pada lahan yang kosong guna menjadikan lahan menjadi lebih hijau dan asri.

Selanjutnya dalam mendukung gerakan rajin mencuci tangan, kelompok KKNT ini menyerahkan bantuan set Washtafel  kepada pihak warga yang diwakilkan oleh Ketua RW 004 sebutkan nama ketua RWnya dan Ketua PKK warga setempat sebutkan namanya  untuk kemudian dipasang pada pelataran TK Assalamiah.

Mahasiswa berharap dengan bantuan ini akan menjadi kenangan-kenangan sekaligus membantu meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya mencuci tangan dengan menggunakan sabun dan air mengalir untuk menjaga kebersihan diri. “Saya banyak mengucapkan terima kasih atas kenang-kenangan nya tempat cuci tangan untuk TK Assalamiah” tutur Ibu Ifa selaku ketua ibu-ibu PKK. Beliau juga mengucapkan terimakasih kepada mahasiswa KKN karena sudah membagikan ilmu nya kepada masyarakat sekitar.