Kelola Sampah Rumah Tangga, UNB Latih Warga Kelurahan Cibadak Buat Kerajinan

Bogor – Timbunan sampah rumah tangga masih menjadi masalah utama di masyarakat, termasuk di Tempat Pembuangan Sampah Sementara (TPS) RW 08 Kelurahan Cibadak Kota Bogor.
Jumlahnya yang semakin menumpuk jika tidak dikelola dengan baik akan menimbulkan masalah, diantaranya pencemaran lingkungan dan berefek pada gangguan kesehatan masyarakat.

Salah satu upaya mengurangi timbulan sampah di TPS maupun tempat pembuangan sampah akhir (TPA), maka perlu dilakukan pemilahan dan pengolahan dari sumbernya yaitu rumah tangga.
Oleh karena itu Tim Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Nusa Bangsa (UNB) yang diketuai oleh Karmanah melalui kegiatan “Go Green Lingkar Kampus : Kolaborasi Pengelolaan Lingkungan Bersama Paguyuban Pembuangan Sampah Rumah Tangga“ melakukan beberapa kegiatan, diantaranya pelatihan pengelolaan sampah rumah tangga dari mulai memilah sampah sampai membuat kerajinan dari sampah anorganik.

Menurut Karmanah, kegiatan ini dilakukan untuk memberikan edukasi kepada masyarakat, kader posyandu dan kader PKK Kelurahan, sekaligus mengajak kerjasama kolaborasi dalam mengelola sampah rumah tangga menjadi produk yang bernilai ekonomi.

Kegiatan diikuti oleh pengelola sampah, ibu rumah tangga, kader posyandu, dan kader PKK. Kegiatan ini juga menyertakan beberapa dosen UNB yaitu Nia Sonani, Abdul Rahman Rusli, Dewi Fitianti, mahasiswa Rangga Aldiansyah dan Ade Hermawan. Kegiatan kali ini juga dihadiri oleh Mas Eka selaku Ketua TP PKK Kelurahan Cibadak dan Muaz HD Anggota DPRD Kota Bogor.

Lebih lanjut menurut Karmanah, kegiatan pengabdian ini merupakan penerapan hasil penelitian dan purwarupa dosen dan mahasiswa UNB dengan dukungan Ditjen Diktiristek Tahun 2021.
Kegiatan yang menyertakan mahasiswa ini juga dilakukan untuk melatih soft skill dalam bermasyarakat, berkomunikasi dan  berpikir kritis dalam menyelesaikan masalah di lingkungan.
Ketua TP Kelurahan Cibadak Mas Eka menyampaikan bahwa pengelolaan sampah ini menjadi tanggung jawab bersama dan akan berhasil jika dilakukan bersama-sama.

“Kegiatan ini sangat mendukung program pemerintah daerah dalam mengurangi timbulan sampah sehingga kolaborasi kegiatan ini perlu terus dilanjutkan,”

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published.