Tim Dosen Universitas Nusa Bangsa Serahkan Produk Inovasi Teknologi Peternakan kepada Masyarakat Desa Babakan Panjang, Kabupaten Sukabumi

Tim dosen Universitas Nusa Bangsa (UNB) serahkan produk Inovasi teknologi peternakan kepada masyarakat Desa Babakan Panjang, Kabupaten Sukabumi pada hari Selasa (9/11/2021). Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk pengabdian masyarakat dalam rangka memenuhi Tri Darma Perguruan Tinggi melalui program Produk Teknologi yang Didiseminasikan kepada Masyarakat (PTDM).

PTDM merupakan program yang dibiayai oleh Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN). Tim pengusul dari Universitas Nusa Bangsa berhasil mendapatkan hibah PTDM dengan ketua tim Agista Rosiana, Prodi Agribisnis, Universitas Nusa Bangsa (UNB), anggota Anak Agung Eka Suwarnata (Prodi Agribisnis, UNB), dan kolaborasi dengan Siti Aminah (Prodi Teknologi Pangan dan Gizi, Universitas Djuanda).

Serah terima produk inovasi teknologi peternakan ini dilakukan oleh tim dosen kepada mitra hibah PTDM yaitu Kelompok Barokah Rahayu dan Pemuda Nyanggegeng Jaya Desa Babakan Panjang, Kabupaten Sukabumi. Produk Inovasi teknologi yang diserah terimakan berupa mesin pencacah serbaguna, mesin pengaduk pakan ternak, kandang kambing modern dan ramah lingkungan, indukan kambing, dan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS).

Ketua Tim Hibah PTDM, Agista Rosiana menuturkan, inovasi teknologi peternakan ini dibutuhkan masyarakat karena sebagian besar masyarakat bermata pencaharian petani dan memiliki ternak kambing.

“Semoga dengan adanya kegiatan pemberdayaan ini dapat membantu masyarakat dalam menggerakkan perekonomian masyarakat terlebih karena Pandemi Covid-19,” ujarnya.

Menurut Agista, kegiatan ini akan dilanjutkan dengan pendampingan dan pelatihan produk inovasi teknologi agar masyarakat dapat mengoperasikan produk teknologi tersebut. Produk teknologi inovasi peternakan ini juga diharapkan menjadi upaya inovasi teknologi menuju swasembada daging. Salah satu produk teknologi yang diberikan kandang kambing yang memiliki sistem aliran pembuangan kotoran.

“Kandang kambing ini kami desain ramah lingkungan dan tentu higienis karena sistem pembuangan kotoran yang dialirkan pada satu tempat terpisah,” jelasnya.

Rusli Pranata selaku Ketua Kelompok Barokah Rahayu menjelaskan bahwa selama ini masyarakat memiliki kandang kambing yang masih sederhana dengan sistem pembuangan kotoran kambing yang masih bersatu di bawah kandang.

“Kami berterima kasih kepada BRIN, tim dosen UNB dan UNIDA, karena bantuan kandang kambing higienis dan mesin-mesin tersebut sangat bermanfaat untuk masyarakat, membantu warga, serta dapat menjadi percontohan untuk warga sekitar,” pungkasnya.

Serah Terima Kandang Kambing Modern dan Ramah Lingkungan, Indukan Kambing dan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS)

 

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *