Dosen UNB tampil dalam Talkshow bertema Gender’s Contribution to Strengthening Environment & Forestry Standards

Dalam rangka pembangunan standardisasi, berbagi pengalaman pengendalian dampak dari kegiatan-kegiatan usaha kehutanan, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), Badan Standardisasi Instrumen Lingkungan Hidup dan Kehutanan, telah menggelar Sesi Talkhsow Paviliun Indonesia di momentum Konferensi Para Pihak (COP)-26 UNFCCC, Jakarta – Glasgow.

Talkshow bertema Gender’s Contribution to Strengthening Environment & Forestry Standards. Ajang ini sebagai ruang berbagi ide dan pengalaman untuk menciptakan dan memperluas standar hijau untuk menghasilkan investasi dan ekosistem bisnis berdasarkan prinsip kesetaraan gender dan public-life dalam rangka terciptanya pemanfaatan sumber daya alam dan hutan secara berkelanjutan, kelestarian lingkungan dan keberlanjutan sosial, khususnya dalam upaya memenuhi komitmen mencapai target perubahan iklim. Talkshow melibatkan mitra KLHK untuk mengungkap perkembangan kebutuhan standar dan implementasinya.

Pada kesempatan tersebut, Universitas Nusa Bangsa, Dekan Fakultas Kehutanan, Dr. Luluk Setyaningsih. diundang menjadi narasumber. Sebagai satu-satunya universitas di Indonesia yang memiliki mata kuliah Standar Verifikasi Legalitas Kayu (SVLK), menjadi suatu kebanggaan bagi UNB dapat mengisi acara tersebut. Topik yang dijelaskan oleh Dr. Luluk Setyaningsih adalah “Standar Verifikasi Legalitas Kayu Ditinjau dari Kacamata Gender”. Talkshow telah diselenggarakan pada Selasa, 02 November 2021, pukul 09.00 Wib sampai dengan selesai, bertempat di Auditorium Soejarwo Gedung Manggala Wanabakti Jakarta. Talkshow tersebut diselenggarakan dalam bahasa Inggris/Indonesia, dengan target audiens adalah pemerintah, pembuat kebijakan, praktisi, akademisi, pelaku usaha, yang hadir secara faktual (terbatas) maupun virtual.

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *