Webinar Mahasiswa KKNT COVID-19 “From Limbah To Dana”

Pandemi  global Virus Corona yang telah berlangsung selama setahun membuat banyak gangguan, terkhususnya pada aktivitas kecintaan lingkungan dan aktivitas perekonomian masyarakat Indonesia. Berdasarkan data KLHK, Indonesia menempati peringkat kedua di dunia sebagai penyumbang sampah terbanyak. Hal ini tentu prestasi yang tidak patut dibanggakan. Selain itu, berdasarkan data Organisasi Wisata Dunia (UNWTO), pendapatan secara global mengalami collapse 80% dan sebanyak 120 juta orang di dunia kehilangan pekerjaan.

Universitas Nusa Bangsa (UNB) turut berperan aktif dalam meningkatkan pemahaman masyarakat Indonesia khususnya warga Desa Mekarmukti, Cikarang Utara tentang pemanfaatan limbah sampah plastik maupun sampah rumah tangga yang menumpuk untuk dijadikan suatu usaha membuat produk bernilai jual. Berkaitan dengan hal tersebut, pada Minggu (26/9/21) telah dilaksanakan webinar secara daring oleh mahasiswa peserta Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) kelompok 10 UNB Tahun Akademik 2021/2022.

Kegiatan webinar dengan mengusung tema ‘Lingkungan bersih, Ekonomi aman, Tubuh sehat pada masa pandemi Covid-19’. Kegiatan webinar KKNT kelompok 10 berjudul “From Limbah To Dana”. Keynote Speaker  webinar yaitu, Dede Sulaeman, S.Kom., selaku Kepala Desa Mekarmukti, Kecamatan Cikarang Utara.

Narasumber webinar  yaitu, Oktaviani Naulita Turnip, M.Biomed selaku Analis Laboratorium FIKES Universitas Esa Unggul dengan materi ‘Pembuatan Eco-Ezyme yang bernilai jual dari pemanfaatan limbah sayur, buah dan sejenisnya yang mudah didaur ulang’. Eco Enzyme ini dapat dibuat sebagai cairan pembersih serbaguna. Materi tersebut membuktikan bahwa limbah dapur tidak hanya bisa dibuat pupuk kompos, melainkan bisa menjadi hal yang lebih berkualitas. Kemudian, Daman Sutiawan, A.Md.Si selaku CO Founder Sumpah Sampah Bukan Sampah Lagi dengan materi  “Pembuatan Produk Bernilai Jual dari Pemanfaatan Sampah Plastik”.

Miskah Yumna Fajri, A.Md.Si selaku peserta kelompok 10 KKNT UNB membahas cuplikan video kelompok 10  tentang ‘pentingnya gerakan 5M dan vaksinasi serta upaya 3T’. Hal ini sebagai wujud pengingat bersama akan pentingnya terus menerapkan protokol kesehatan apabila dari warga desa mekarmukti merealisasikan materi dari kedua narasumber tersebut di desa selama pandemi Covid-19 masih belum berakhir.

Kegiatan webinar dihadiri sebanyak 45 orang, terdiri dari aparat desa, Karang Taruna, ibu PKK desa, ketua BUMDes, masyarakat se-Indonesia dan mahasiswa peserta KKNT, serta Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Agus Prana Mulia. Peserta webinar terlihat antusias dalam mengikuti kegiatan webinar dengan banyaknya pertanyaan yang diajukan kepada narasumber.

Ketua kelompok 10, Muhammad Taufik Putra, A.Md.Si., menyatakan bahwa kegiatan webinar ini merupakan rangkaian kegiatan akhir KKNT yang bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat tentang kesiapan meningkatkan ketahanan ekonomi dengan memanfaatkan permasalahan sampah di Indonesia khususnya Desa Mekarmukti Cikarang Utara.

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published.