WEBINAR BEM-KM UNB MENGUSUNG TEMA “Pendidikan Seks Bagi Mahasiswa Sebagai Upaya Pencegahan Perilaku Seks Bebas”

Masalah seks bebas ini sering muncul baik di lingkungan maupun di media massa.
Pada saat ini kebebasan bergaul sudah sampai pada tingkat yang mengkhawatirkan. Sebanyak 63% remaja sudah pernah melakukan hubungan seks dengan kekasihnya maupun orang sewaan untuk memuaskan hawa nafsu mereka (daerah.sindonews.com). Hal ini terbukti pada saat Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) dan Kemenkes melakukan survei pada Oktober 2013 dilansir dari data m.kompasiana.com. Persentase yang cukup besar ini sangat memperihatinkan dan menarik perhatian. Terlebih hal tersebut dilakukan rata-rata dalam hubungan yang belum sah.

Webinar ini di adakan di hari Minggu, 26 September 2021 yaitu bertepatan dengan adanya Hari Kontrasepsi Internasional

Untuk yang belum tau hari Kontrasepsi itu hari apa? Yukkk simak penjelasannya.
Berikut ini adalah seputar sejarah tentang adanya hari Kontrasepsi.
Hari Kontrasepsi Sedunia ditetapkan pada tahun 2007 oleh sepuluh organisasi keluarga berencana internasional.
Mereka mendukung metode KB dan kontrasepsi yang aman dan disukai.
Sebelumnya, para ahli PBB telah mengeluarkan pernyataan tentang pentingnya kontrasepsi.

“Akses ke layanan keluarga berencana dan kontrasepsi, bebas dari paksaan atau halangan, merupakan komponen hak atas kesehatan,” ujar PBB.

“Ini adalah kunci realisasi hak perempuan atas kesetaraan dan non-diskriminasi, hak hidup, hak kesehatan seksual, dan reproduksi dan hak asasi manusia lainnya.”

“Setiap perempuan dan remaja putri berhak mengakses layanan kontrasepsi dan KB, informasi dan pendidikan,”

Lebih jauh lagi, Hari Kontrasepsi Sedunia juga mempromosikan gagasan tentang otonomi seseorang atas tubuh mereka.
Ini juga membantu dalam pencegahan penyakit menular seksual.

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *