webinar fakultas pertanian “ PENGEMBANGAN SEKTOR HULU MELALUI PENGUATAN INDUSTRI PERBENIHAN”

Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka Dies Natalis Universitas Nusa Bangsa ke -33 yang jatuh pada tgl 28 Juni 2020.  Kegiatan webinar telah berlangsung pada tanggal 24 Juni 2020, dengan narasumber :

  1. Bapak Sukarman (Direktur Perbenihan Hortikultura, Ditjen Hortikultura Kementerian Pertanian RI) dengan judul makalah Kebijakan Perbenihan Mendukung Peningkatan Daya Saing Hortikultura
  2. Dr. Ir. Sobir. Msi (Guru Besar Departemen Agronomi dan Hortikultura IPB dan Tim Pelepas Varietas Produk Rekayasa Genetik), dengan judul makalah Perkembangan Industri Benih Hortikultura di Indonesia
  3. Sari Anggarawati. MSi (Dekan Fakultas Pertanian UNB), dengan judul makalah Peran Fakultas Pertanian dalam Menyiapkan SDM Perbenihan
  4. Edi Santoso (Manajer Produksi Benih Unggul Jawara), dengan judul makalah Produksi Benih Hortikultura

Kegiatan ini diikuti oleh sekitar 735 orang (yang tergabung dalam zoom meeting – Tautan:  https://us02web.zoom.us/j/81688529229?pwd=bFovUm0wbTg4VC9VSzdOZ0IxQmNnUT09 maupun youtube channel autan: https://www.youtube.com/channel/UCai3y9HqVpGJTcNAqWZsOug).   Kesimpulan dari kegiatan webinar ini yaitu :

  1. Kebijakan perbenihan diatur berdasarkan UU No. 13 Tahun 2010 tentang Hortikultura yang memberikan perlindungan bagi konsumen dan memberikan kepastian usaha bagi produsen benih. Kebijakan perbenihan ini juga untuk mendukung program pengembangan hortikultura, dalam bidang : a) Mandiri benih dalam negeri termasuk tersedianya benih unggul bersertifikat, b) Mandiri benih di setiap sentra produksi, dan C) Memperkuat lembaga perbenihan.
  2. Seiring dengan bertambahnya jumlah penduduk, yang dapat mencapai 9,2 milyar pada tahun 2050, maka permintaan produk hortikultura juga semakin meningkat. Oleh karena itu perlu disiapkan solusi untuk peningkatan hasil yaitu melalui Sustainable intensification dan intensive ekstensification
  3. Program peningkatan Industri benih di Indonesia perlu didukung pula oleh :
    1. Peningkatan kapasitas sumberdaya manusia, yang salah satunya dapat disediakan oleh perguruan tinggi melalui kurikulum pembelajaran, magang/pelatihan, praktikum dan pengabdian masyarakat.
    2. Penerapan/pengembangan metode pemuliaan baru antara lain melalui transfer genetik, bioteknologi dan marka molekuler
    3. Penyediaan sumberdaya genetik (SDG) bersama
    4. Pengembangan komoditas indigenous

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *