KEGIATAN KKN UNIVERSITAS NUSA BANGSA MENYULAP HUNIAN EVAKUASIMENJADI PENUH WARNA (RELOKASI KORBAN BENCANA ALAM CIGUDEG KABUPATEN BOGOR)

Mahasiswa Kelompok 3 program Kuliah KerjaNyata (KKN) Universitas Nusa BangsamenyelenggarakankegiatanKKN di Desa Sukaraksa Kecamatan Cigudeg Kabupaten Bogor, dengantema“Pemberdayaan Masyarakat untuk Meningkatkan Kemampuan Mitigasi Bencana”. KKN berlangsung mulai tanggal      2 Maret 2020. Desa ini cukup parah terdampak bencana alam yang  terjadi pada awal  tahun 2020 lalu.

Mahasiswa KKN Kelompok 3 UNB tergerak hatinya dan merasa terpanggil,  saat pertama pertama kali mahasiswa mengunjungi hunian relokasi korban dampak bencana longsor dari warga masyarakat RT 02, RW 12, kampung Babakan Manglid, Desa Sukaraksa, Kecamatan Cigudeg, Kabupaten Bogor. Terdapat 83 kepala keluarga dengan  92 rumah hunian yang telah disediakan pemerintah desa setempat. Namun demikian, tampak suasana monoton dan nuansa pasca bencana begitu kuat.Masyarakat masih merindukan rumah tempat tinggal lamanya dan merasa jenuh menetap di hunian relokasi tersebut. Dari latar belakang tersebut, para mahasiwa berupaya untuk menciptakan gagasan agar atmosfir suasana yang lebih positif di lingkungan masyarakat dapat tercipta sehingga muncullah ide Program kerjapengecatan hunian yang telah berhasil dilaksanakan pada hari minggu 15 Maret 2020. Kegiatan ini sangat disambut antusias oleh masyarakat dengan terjunnya mereka bersama-sama bergabung dengan mahasiswa KKN UNB.

Setelah hunia tercat, terlihat suasanalingkungan yang lebih indah, cantik dan bersih.Warnadari cat yang dipilih adalah beragam warna-warna yang cerah, sehingga tidak hanya tujuan secara fisik yang bias dicapai, tetapi juga bertujuan untuk memberikan efekpsikis yang lebih positif dan ceria. Dengan demikian dapat meminimalisir kejenuhan masyarakat selama menetap di hunian ini, dan dapat memulihkan kembali semangat hidup masyarakat.

Kelompok 3 KKN yang di ketuai oleh Saldi, salah seorang mahasiswa PS Kimia FMIPA yang beranggotakan Hendra, Trika Jati, Sri dan Dewi serta dibawah bimbingan Dosen Pembimbing Lapang (DPL) Mamay Masalahat dan Kustin Bintani ini merasa puas dan senang telah menyelesaikan proses pengecatan. Mereka berharap hunian masyarakat korban bencana alam ini dapat juga menjadi daya tarik untuk para pengunjung dari luar, sehingga secara tidak langsung berpeluang memajukan perekonomian masyarakat korban bencana.

Hasil

 

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *