rektor universitas nusa bangsa terbitkan surat edaran terkait penyebarluasan virus corona agar civitas akademik dan mahasiswa lebih berwaspada.

Seperti yang sudah dilansir dan diterbitkan di METROPOLITAN.ID (04/03/2020) Kasus Virus Korona atau COVID-19 terus meluas. Hal ini membuat masyarakat waspada, bahkan sebagian membatasi diri untuk bertemu dengan banyak orang di satu tempat. Efek serangan Virus Korona yang mengkhawatirkan membuat beberapa instansi mengeluarkan kebijakan, tak terkecuali kampus.
Seperti yang dilakukan Universitas Nusa Bangsa (UNB) Kota Bogor. Pihak kampus bahkan menerbitkan surat edaran sebagai bentuk kewaspadaan terhadap Virus Corona. Hal tersebut dibenarkan Rektor UNB, Yunus Arifien. Dirinya menjelaskan, surat edaran dengan nomor 016/REK-UNB/F/III/2020 yang ditandatanganinya tersebut sebagai bentuk sikap kewaspadaan pihak kampus untuk melindungi mahasiswa serta para staf kampus dari bahaya Virus Korona.
“Betul, baru saja saya tandatangani. Hal ini kami lakukan sebagai bentuk kewaspadaan dalam membentengi kesehatan peserta didik dan para tenaga pengajar serta staf kampus,” bebernya ketika ditemui metropolitan.id,Rabu (4/3/20) di ruang Rektorat Kampus UNB. Apalgi, lanjut Yunus, di Indonesia sendiri sudah diumumkan bahwa ada kasus dua warga Indonesia yang terjangkit virus asal Wuhan, China tersebut.
Disinggung mengenai isi edaran tersebut, kata Yunus,  salah satunya membatalkan alias menanggungkan perjalanan ke luar negeri untuk keperluan yang dapat ditunda. “Terutama ke  Negara-negara yang berpotensi berdampak Virus Korona sesuai yang dikeluarkan WHO dan Kemenkes RI,” imbuhnya lagi. Bahkan, pihak kampus meminta kepada siapapun yang baru pulang dari luar negeri untuk memeriksakan diri ke rumah sakit.

Kendati demikian, pihak Kampus UNB juga memberikan arahan terkait membiasakan hidup sehat dengan sering mencuci tangan dengan sabun, meminta bagian cleaning service lebih sering melakukan pembersihan di lingkungan kampus serta meminta kepada sivitas kampus untuk lebih waspada terhadap segala bentuk penyakit.

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *