PRAKTIKUM PENGELOLAAN KAWASAN KONSERVASI DI TAMAN NASIONAL GUNUNG GEDE PANGRANGO

Mahasiswa Fakultas Kehutanan Universitas Nusa Bangsa (UNB) melakukan praktikum mata kuliah Pengelolaan Kawasan Konservasi pada Jumat, 27 Desember 2019. Praktikum dilaksanakan di Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP). Pada kesempatan tersebut, praktikum difokuskan pada pengelolaan jasa lingkungan air. Salah satu pemanfaatan air yang sudah berhasil dilaksanakan adalah adanya kerjasama antara TNGGP dengan masyarakat Desa Nanggerang, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi.

Penjelasan Materi Jasa Lingkungan Air di Kantor Bidang Bogor TNGGP

Pemanfaatan jasa lingkungan air merupakan bentuk pemanfaatan non komersial dari mata air Cipadaranten. Kerjasama tersebut didasarkan pada SK Direktorat  Jenderal Konservasi Sumberdaya Alam dan Ekosistem Nomor 204 tahun 2018 tentang Penetapan Areal Pemanfaatan Air dan Energi Air pada Taman Nasional Gunung Gede Pangrango. Selanjutnya, kerjasama semakin diperkuat dengan dikeluarkannya peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor P.18/MENLHK/SETJEN/KUM.1/4/2019 tentang Pemanfaatan Air dan Energi Air di Suaka Margasatwa, Taman Nasional, Taman Hutan Raya, dan Taman Wisata Alam. Peraturan tersebut bertujuan untuk :

– pengaturan pemanfaatan air

– penguatan ekonomi masyarakat

– memberikan kepastian hukum dalam perijinan pemanfataan air

Penyerahan Plakat UNB kepada Kepala Desa Naggerang

Pemanfaatan air di Desa Nanggerang diinisiasi mulai tahun 2006 dan diselesaikan pada tahun 2010. Hal kerjasama pemanfaatan air Desa Nanggerang dan TNGGP didasari oleh kondisi pengadaan air bersih yang sulit didapatkan. Pada beberapa wilayah Desa Nanggerang harus menempuh jarak yang jauh untuk mendapatkan akses air bersih. Melalui berbagai pertimbangan, maka diputuskan bahwa penyelesaian masalah tersebut dapat diatasi dengan mengalirkan air dari sumber air Cipadaranten yang terletak di dalam kawasan TNGGP. Setelah melalui perjuangan panjang, pipa air dapat terpasang sepanjang 13 km. Saat ini masyarakat Desa Nanggerang sudah dapat menikmati sumber air bersih yang dikelola oleh mereka sendiri.

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *