FAKULTAS KEHUTANAN UNIVERSITAS NUSA BANGSA MELAKUKAN PRAKTIKUM KONSERVASI TANAH DAN AIR (BINGKAI A, PUPUK BOKASHI, DAN LUBANG BIOPORI)

Dalam rangka meningkatkan kualifikasinya, mahasiswa Diploma III Penyuluhan Kehutanan Universitas Nusa Bangsa melakukan praktikum mata kuliah Konservasi Tanah dan Air (KTA). Praktikum dilaksanakan dalam dua periode. Periode pertama dilaksanakan pada 21 Desember 2019 bertempat di Kampus UNB. Pada kesempatan tersebut dilakukan praktikum pembuatan bingkai A. Bingkai A merupakan alat sederhana yang dapat digunakan untuk membuat garis kontur. Garis kontur adalah garis khayal penghubung titik-titik pada ketinggian yang sama. Hal tersebut menjadi penting pada penerapan pembuatan teras. Teras yang dibuat menurut garis garis kontur akan memberikan manfaat optimal, diantaranya mengurangi resiko erosi (akibat aliran permukaan) dan meningkatkan potensi resapan air ke dalam tanah (infiltrasi)

Bingkai A

Praktikum periode kedua dilaksanakan pada 28 Desember 2019 bertempat di Ciomas. Pada kesempatan tersebut, mahasiswa diberikan kesempatan untuk melakukan pembuatan pupuk bokashi dan pembuatan biopori. Pemupukan merupakan salah satu kegiatan KTA (kegiatan KTA terdiri dari menjaga, memperbaiki, dan meningkatkan kualitas tanah dan air). Pemupukan perlu dilakukan dalam rangka hal-hal tersebut. Pada dasarnya, setiap material organik akan mengalami pembusukan dan penguraian secara alami. Hasil dari proses tersebut akan menghasilkan pupuk kompos, yang sangat diperlukan oleh tanaman untuk bertumbuh. Pada kenyataannya, proses pengkomposan alami akan berjalan lambat sehingga diperlukan perlakuan khusus agar memperoleh kompos dalam waktu yang relatif cepat. Bokashi merupakan teknik pembuatan pupuk kompos dengan waktu yang relatif cepat. Pembuatan pupuk bokashi melibatkan penggunaan mikroorganisme dalam rangka mempercepat prose pembusukan. Mikroorganisme tersebut dikenal dengan istilah Effective Microorganism (EM4). Penggunaan teknik ini memiliki kelebihan berupa kecepatan pengkomposan material seresah serta tidak adanya bau yang ditimbulkan. Penerapan teknik diharapkan dapat membantu masyarakat dalam pembuatan pupuk agar lebih efektif.

Pembuatan Pupuk Bokashi

 

Selain pembuatan pupuk, pada periode tersebut, mahasiswa dilatih untuk membuat lubang biopori. Biopori adalah suatu teknik KTA denganh cara membuat lubang berbentuk lingkaran di tanah dengan ukuran diameter 10 cm dan kedalaman 1 meter. Lubang tersebut bertujuan untuk meningkatkan aktivitas mikroorganisme dalam rangka menciptakan pori-pori tanah. Peningkatan pori-pori tanah akan berdampak pada meningkatnya kemampuan infiltrasi air ke tanah.

Pembuatan Lubang Biopori

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *