PROGRAM PENYULUHAN, PELATIHAN DAN PENDAMPINGAN DALAM PEMBUATAN SABUN CUCI PIRING BERBASIS EKSTRAK KULIT MANGGIS BAGI KADER PKK DESA BARENGKOK KECAMATAN LEUWILIANG, KABUPATEN BOGOR

Bogor, 3 Mei 2019.

Kegiatan ini dilakukan oleh Tim Dosen UNB yang diketuai oleh Ir. Linar Humaira, M.S. dan sebagai anggota Tim pendamping dalam kegiatan ini adalah Srikandi, S.Si, M.Si dan Anak Agung Eka Suarnata, S.P., M.Agb. Dra. Nia Yuliani, M.Pd. serta Asep Maulana. Kegiatan ini merupakan program lanjutan dari kegiatan yang sudah dilaksanakan pada tanggal 22 April 2019 lalu yaitu pada kegiatan pembuatan ekstrak kulit manggis yang bermitra dengan Kader PKK Desa Barengkok untuk Program Kemitraan Masyarakat yang didanai oleh Ristek Dikti.

Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan bagi kader PKK dan masyarakat Desa Barengkok dalam pemanfaatan limbah kulit manggis yang dijadikan sebagai bahan aktif dan sekaligus pewarnaan alami dalam pembuatan sabun cuci piring.  Ada beberapa alasan kenapa harus sabun cuci piring dan berbahan aktif serta pewarnaan esktak kulit manggis ini, saat ini sabun cuci piring yang berbentuk cair merupakan kebutuhan pokok rumah tangga diluar pangan tentunya, pemakaiannya lebih praktis dan cepat serta memiliki aroma yang khas menjadikan cairan pencuci piring mempunyai nilai lebih dibanding yang lain.   Cairan sabun cuci piring dengan menggunakan bahan aktif dan pewarna dari ekstrak manggis ini juga memiliki kelebihan dibanding produk sejenis yaitu efektif membunuh bakteri, dan selain itu menggunakan pewarna dan bahan aktif alami yang tidak berbahaya (bahan yang ramah lingkungan).
Kegiatan ini diawali dengan memberikan pemahaman melalui penyuluhan terkait dengan proses membuat sabun cair cuci piring dengan menggunakan bahan aktif dan sekaligus pewarna dari ekstrak kulit manggis, dilanjutkan dengan bagaimana teknik pengemasannya, yang kemudian bagaimana mengitung analisa usaha dalam pembuatan sabun cair cuci piring yang berbasis ekstrak kulit manggis dan terakhir mejelaskan bagaimana strategi memasarkan produk tersebut.

Keberadaan program ini sangat direspon positif oleh masyarakat dan khususnya oleh Kader PKK Desa Barengkok yang dijadikan sebagai mitra dalam kegiatan ini.  Hal ini terlihat dari  harapan merekat bahwa program kemitraan masyarakat (PKM) ini untuk tetap dilajutkan dalam membantu masyarakat Desa Barengkok dalam pemanfaatan dari limbah kulit manggis untuk dimanfaatkan pada produk-produk sejenis lainnya.

Diharapkan dari hasil kegiatan ini juga dapat memberikan ketrampilan masyarakat Desa Barengkok yang nantinya akan menjadikan sumber tambahan pendapatan mereka.

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *