Geopark Ciletuh-Pelabuhanratu “Harmonisasi Alam dan Manusia”

Oleh : Anak Agung Eka Suwarnata, S.P., M.Agb. Dosen Prodi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Nusa Bangsa

Wilayah Jawa Barat memiliki banyak keindahan dan keanekaragaman seperti keragaman geologi, hayati, dan budaya kawasan. Keragaman yang ada dimanajemen dan dikelola dengan prinsip konservasi, edukasi, dan pembangunan yang berkelanjutan sehingga tercipta keharmonisan dalam menjaga keragaman geologi, hayati, dan budaya. Geopark Ciletuh-Pelabuhanratu adalah salah satu kawasan di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat yang menerapkan manajemen dan pengelolaan kawasan dengan prinsip konservasi, edukasi, dan pembangunan yang berkelanjutan. Kawasan ini mendapatkan predikat dari UNESCO sebagai Global Geopark (UGG) pada tanggal 12 April 2018. Hal ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi masyarakat, prestasi bagi pengelola kawasan Ciletuh-Pelabuhanratu, dan tentunya dalam mempertahankan predikat sebagai Geopark memerlukan kerja keras dari pengelola kawasan, dukungan serta kerjasama masyarakat setempat.

Kegiatan di Geopark Ciletuh-Pelabuhanratu didasari oleh misi yang telah dibuat sebelumnya. Misi konservasi, edukasi, dan pembangunan yang berkelanjutan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar telah dilaksanakan dengan konsep sinergi antara pariwisata dan alam. Tujuannya adalah memberikan edukasi kepada masyarakat sekitar dan wisatawan tentang pengetahuan alam, pentingya menjaga alam, pemanfaatan atau pengolahan potensi alam secara baik dan benar, memberdayakan masyarakat sekitar yang berperan sebagai penggerak pariwisata sekaligus penggerak perekonomian kawasan. Harmonisasi antara alam dan manusia dapat kita rasakan di kawasan Geopark Ciletuh-Pelabuhanratu.

Saya dan teman-teman dari berbagai daerah Indonesia yang tergabung dalam Program Magang Dosen tahun 2018 Kemenristekdikti di Universitas Padjadjaran, memperoleh kesempatan untuk berkunjung ke Geopark Ciletuh-Pelabuhanratu. Destinasi yang kami kunjungi selama tiga hari sebagai berikut.

 

PAPSI (PAGUYUBAN ALAM PAKIDULAN SUKABUMI)

Adalah sebuah Organisasi Masyarakat bersifat non-profit yang didirikan sejumlah orang dalam bidang tertentu dalam rangka melestarikan alam pakidulan khususnya dalam pengembangan Kawasan Geopark, yang kemudian mulai membentuk paguyuban ini atas dasar kecintaannya pada Alam Pakidulan Sukabumi. Kesadaran akan pentingnya menciptakan keharmonisan antara manusia dan alam membuat masyarakat sekitar membentuk Ormas ini. Berbagai informasi mengenai pengembangan kawasan Ciletuh atau Geopark Ciletuh, Kabupaten Sukabumi dapat diakses pada https://papsiciletuh.com/

 

BUKIT PANENJOAN DAN PANTAI PALANGPANG

Bukit Panenjoan, merupakan tempat pertama kami kunjungi karena langsung berhadapan dengan penginapan. Pemandangan yang dapat anda lihat dari bukit Penenjoan biasa disebut dengan Amfiteather Geopark Ciletuh. Layaknya menonton layar lebar di gedung bioskop, kita dapat memandang luas dan puas pemandangan Geopark Ciletuh dengan menyantap jajanan disertai kopi atau teh.

Pantai Palangpang dengan pasir putih, angin dan deburan ombak yang lembut, serasa menyapa kedatangan kami di pantai ini. Lokasi ini menjadi favorit wisatawan untuk berpose depan huruf “GEOPARK CILETUH”

 

CURUG CIMARINJUNG DAN HOME INDUSTRY HANJELI

Curug Cimarinjung pun tidak mau  kalah  memberikan pesonanya dengan air yang terjun bebas dikelilingi batuan yang indah hasil ukiran air.

Bentuk pemberdayaan masyarakat kawasan Geopark Ciletuh salah satunya adalah pengolahan Hanjeli untuk dijadikan emping. Emping dipasarkan ke beberapa pusat penjualan oleh-oleh wisatawan

PENANGKARAN PENYU DAN GEYSER CISOLOK

Balai penangkaran penyu di Ujung Genteng, Pangumbahan Sukabumi Selatan. Bentuk kegiatan konservasi penyu di kawasan Global Geopark Nasional Ciletuh-Pelabuhanratu.

Geyser Cisolok yang digunakan sebagai tempat wisata dan pemandian air panas bumi. Geyser, yang menyemburkan uap air ke atas hingga belasan meter, hanya ada dua di dunia yaitu di Brazil dan Cisolok, Sukabumi.

 

Seluruh pemandangan atau sumber daya alam yang ada di kawasan Geopark Ciletuh-Pelabuhanratu merupakan aset dengan nilai tinggi, oleh sebab itu seluruh pengelola Geopark Ciletuh-Pelabuhanratu, baik pemerintah dan masyarakat harus saling bersinergi mengembangkan kawasan dengan prinsip harmonisasi alam dan manusia.

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *